Syekh Ali Jaber Wafat

"TAUSIAH Beliau Sejuk, Selamat Jalan Sahabatku", SBY Kenang Syekh Doakan Ani Yudhoyono di Singapura

Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY), menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Syekh Ali Jaber.

Editor: Wiedarto
AFP/ADEK BERRY
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono saat perayaan Kemerdekaan RI ke-69 di Istana Presiden, Jakarta, 17 Agustus 2014. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY), menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya pendakwah Syekh Ali Jaber. Melalui akun Twitter resmi @SBYudhoyono, SBY bercerita bahwa Syekh Ali Jaber sempat menjenguk istrinya, Ani Yudhoyono, ketika dirawat di rumah sakit. Dalam kunjungan itu, Syekh Ali Jaber menyampaikan tausiah yang menguatkan SBY.

"Syekh Ali Jaber menyempatkan waktu untuk menjenguk dan mendoakan istri tercinta Ani Yudhoyono ketika sedang dirawat di Singapura," kata SBY, Kamis (14/1/2021). "Saat itu, saya dengarkan tausiah yang sejuk agar saya tetap kuat, tabah, dan sabar dalam menerima cobaan dan ujian Allah SWT," tuturnya.

SBY mengatakan, dirinya mengenal Syekh Ali Jaber sebagai ulama yang teduh. Syiar dan fatwanya mencerdaskan umat. Tutur kata Syekh Ali Jaber jauh dari kebencian dan permusuhan. "Mendengarkan ceramahnya, hati saya tenteram dan bersyukur karena itulah ajaran Islam yang sejati," ujarnya.

SBY pun berdoa agar Syekh Ali Jaber diterima di sisi Allah SWT. Ia juga mendoakan agar Yang Maha Esa menerima segala amal ibadah almarhum. "Selamat jalan, sahabatku," kata SBY. Adapun, kabar kepergian Syekh Ali Jaber disampaikan oleh Ustaz Yusuf Mansur, melalui akun resmi Instagram @yusufmansurnew. "Benar Syeikh Ali wafat. 08.30," tulis Yusuf melalui akun Instagram-nya, Kamis (14/1/2021).

Syekh Ali Jaber sempat dirawat akibat Covid-19. Namun, Yusuf Mansur menyebutkan bahwa Ali Jaber sudah dinyatakan negatif Covid-19 sebelum akhirnya meninggal dunia. "Sudah dalam keadaan negatif covid. Di RS. Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta," kata dia.

Ustaz Yusuf Mansur sangat terpukul mendapat kabar Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada pukul 08.30 WIB, di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta Pusat, pada Kamis (14/1/2021).

Dia menceritakan, sejak pukul 23.00 WIB, Rabu (13/1/2021), Syekh Ali Jaber sempat kritis di sana.
"Dari semalam Syekh Ali sempat kritis pada pukul 23.00 WIB. Kami mendoakan Syekh Ali Jaber dan meminta komunitas ustaz-ustaz, kiai, dan sebagainya," jelas Yusuf Mansur, di RS Yarsi, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021).

"Pada malam itu, Syekh Ali sudah dipasangkan alat untuk jantung karena denyut nadinya tuh sampai 190 per menit," lanjutnya.

Ustaz Yusuf Mansyur mendatangi RS Yarsi, Jakarta Pusat, guna melihat jasad Syekh Ali Jaber, pada Kamis (14/1/2021) siang.
Dia pun menyebut Syekh Ali Jaber meninggal dunia bukan karena Covid-19.

"Jadi Covid-nya mah sudah tidak ada. Tapi sudah terlanjur menyerang ke paru-paru dan lain sebagainya," ujar Yusuf Mansyur.

"Jadi saat wafat sudah dinyatakan negatif Covid-19," sambungnya.

Meski begitu, Yusuf Mansyur belum tahu Syekh Ali Jaber akan dimakamkan.

"Saya belum tahu, baru mau bertemu keluarganya," tutup dia.

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber sempat dikabarkan terpapar virus corona Covid-19.

Tapi hari ke depannya, Syekh Ali Jaber dinyatakan negatif setelah melakukan rapid antigen Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved