5 Tips Agar Ruangan Tetap Dingin Setelah AC Dimatikan 

Terutama sore hari ketika panas mencapai puncaknya, sinar matahari terpantul dari jalan atau atap tetangga bisa dengan cepat tingkatkan suhu di kamar

Editor: aminuddin
internet
Pendingin ruangan (AC) 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Tak puas rasanya jika tak menggunakan pendingin ruangan (AC) saat berada di dalam ruangan tertutup seperti kamar, ruang tamu khusus dan ruang kerja.

Selain sejuk, keberadaan AC membuat kita betah berlama-lama di ruang kerja, terasa nyaman saat belajar di kamar dan kala menerima tamu di ruang tamu. 

Anak-anak biasanya tidur pulas, juga kita orang dewasa, karena dingin dan memudahkan kita mengantuk dan tidur.

Tinggal di negara tropis yang hampir sepanjang tahun selalu panas membuat AC) menjadi barang wajib di rumah. 

Kendati begitu, menyalakan AC sepanjang hari tentu membuat tagihan listrik membengkak.

Pilihannya adalah mematikan AC, tapi ini artinya kamu akan merasa kepanasan.

Serba salah ya!

Untuk kamu yang ingin ruangannya tetap dingin lebih lama saat AC sudah dimatikan, berikut lima tipsnya yang bisa kamu coba:

1. Tutup jendela dan gorden

Terutama pada sore hari saat panas mencapai puncaknya, sinar matahari yang terpantul dari jalan atau atap tetangga dapat dengan cepat meningkatkan suhu di kamar.  

Untuk itu, tutuplah jendela dan gorden selama masih ada sisa kesejukan dari dinginnya AC.

2. Nyalakan kipas angin listrik

Setel kipas ke rendah, biarkan berputar, dan biarkan udara sejuk bersirkulasi di ruangan.  

Kamu juga harus meletakkan kipas angin di posisi yang tepat.

Menurut Laboratorium Energi Terbarukan Nasional A.S., kipas harus ditempatkan setidaknya 2,5 meter hingga 3 meter di atas lantai dan 20-25 cm di bawah langit-langit agar udara bergerak dengan benar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved