Waspada Efek Buruk Sering Marah-marah, Bisa Sebabkan 3 Gangguan Kesehatan Ini

Waspada Efek Buruk Sering Marah-marah, Bisa Sebabkan 3 Gangguan Kesehatan Ini

Tayang:
Editor: pairat
CNBC.com
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM - Perasaan marah memang pernah dialami oleh semua orang 

Terutama jika dirasakan ada perasaan tak nyaman, sedang merasa kesal, kecewa maka marah menjadi luapan seseorang.

Marah dengan alasan tertentu adalah manusiawi, namun jika larut dalam emosi karena kemarahan tersebut juga malah memiliki dampak buruk yang kurang baik.

Apa yang terjadi jika kita terus-terusan marah terhadap banyak hal?

Ternyata kebiasaan ini tidak baik untuk kesehatan.

Melansir dari Kompas.com, inilah beberapa efek buruk marah-marah bagi kesehatan:

1. Migrain

Migrain, Sakit kepala sebelah.
Migrain, Sakit kepala sebelah. (gudangacemaxs.com)

Migrain adalah gejala pusing kepala sangat nyeri yang menyerang penderita berulang-ulang.

Gangguan ini dilaporkan lebih sering dialami oleh kaum wanita daripada pria.

Penyebab migrain salah satunya yakni pembesaran pembesaran pembuluh darah dalam otak akibat ketegangan emosi.

Migrain juga berbahaya karena lebih sulit disembuhkan dibandingkan nyeri kepala lainnya.

Baca juga: Inilah 3 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Pendaftaran CPNS Lewat Sscasn.bkn.go.id, Cek Syaratnya!

2. Hipertensi

Ilustrasi
Ilustrasi (SHUTTERSTOCK)

Kondisi kesehatan ini kerap dikaitkan dengan kebiasaan sering marah.

Faktanya, marah-marah mengakibatkan penyempitan pembuluh darah pada organ-organ dalam.

Namun, yang lebih serius, penyempitan pembuluh darah pada organ-organ dalam tersebut bisa menyebabkan jantung bekerja keras, berdetak lebih cepat sehingga tekanan darah meningkat.

Jika berkepanjangan, maka tekanan darah tinggi pun bisa menjadi kronik dan timbullah hipertesi. 

Baca juga: Ada Bule Bersaudara Keturunan Argentina di Stadion Patrajaya Plaju, Ikut Seleksi Pemain PS Palembang

3. Penuaan dini

Ilustrasi - Anti Penuaan Dini.
Ilustrasi - Anti Penuaan Dini. (Science News)

Melansir buku Don’t Be Angry Mom (2019) oleh dr. Nurul Afifah, rasa marah juga bisa menegangkan otot-otot di wajah sehingga mengakibatkan keriput.

Tersebarnya hormon kortisol akibat marah dapat menyebabkan berkurangnya produksi kolagen pada kulit.

Padahal kolagen merupakan bahan utama yang membuat kulit tetap awet muda, kencang, dan kenyal.

Dapatkan pembahasan yang lebih lengkap dan mendalam di Tabloid NOVA.

Yuk, langsung langganan bebas repot di Grid Store.(*)

Sumber: Nova
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved