Keluarga Pilot Sriwijaya Air Kapten Afwan Ungkap Perkembangan Data Antemortem, Begini Faktanya
Bicara tentang antemortem, Keluarga Kapten Awfan menyampaikan perkembangan terbaru tentang data antemortem.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Setelah dipastikan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 berserta Pilot Kapten Afwan Zamzami bersama Kru dan Penumpang ikuti menjadi korban dalam musibah transportasi udara ini.
Pihak Basarnas menyatakan, Sriwijaya Air SJ 182 berikut penumpangnya ikut menjadi serpihan dan perlu ketelitian untuk kembali memastikan semua bagian yang hancur itu.
Maka itu Basarnas dan tim gabungan dari TNI dan Polri dikerahkan mencari korban yang hilang dan bagian-bagian dari Sriwijaya Air SJ 182, termasuk para korban di mana Kapten Afwan ada didalamnya.
Terkait pencarian Kapten Afwan dan para korban, maka petugas menyediakan fasilitas di posko termasuk antemortem yang berfungsi untuk melakukan identifikasi.
Bicara tentang antemortem, Keluarga Kapten Awfan menyampaikan perkembangan terbaru tentang data antemortem.
Hal tersebut disampaikan keponakan Kapten Afwan, Eza di Perumahan Bumi Cibinong Endah, Kabupaten Bogor, Senin (11/1/2021)
Seperti diketahui, Kapten H Afwan Zamzami merupakan pilot Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2020).
Maka itulah, Eza menyatakan bahwa informasi terbaru tentang antemortem adalah berharap yang terbaik.
Hanya saja, belum ada perkembangan apapun dari Sriwijaya Air, KNKT, dan RS Polri, keluarga besar berharap semoga ada mukzizat.
“Hari ini belum ada perkembangan apapun dari Sriwijaya, KNKT maupun RS Polri. Tetapi kami tetap berharap yang terbaik,” kata Eza, Keponakan Kapten Awfan, di Perumahan Bumi Cibinong Endah, Senin (11/1/2021).
Keluarga Kapten Awfan, lanjut Eza, sudah memberikan data antemortem kemarin.
“Antemortem sudah kemarin. Cepat kok, gak lama. Pengambilan darah sekitar 2 jam dari Syaqira, anak sulung perempuan,” jelasnya.
Dia menegaskan tidak ada pengambilan darah untuk tes DNA dari saudara dan istri.
“Yang diambil kayaknya cuma sample darah anak. Kebetulan saya gak lihat, soalnya ga bisa masuk. Jadi, saya cuma tahu sample darah yang diambil,” papar Eza.
Saat ini tidak ada keluarga Kapten Awfan yang menunggu di RS Kramatjati maupun bandara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kapten-afwan-pilot-pesawat-sriwijaya-air-sj-182.jpg)