Korban Pesawat Sriwijaya Air

Demi Keluarga yang Ditinggalkan, Tetap Semangat, Ibunda Indah Bertolak ke Jakarta Usai Tes DNA

Didampingi tetangga Yusrilanita, dirinya sudah tampak tenang dan bisa bersuara menanggapi kejadian kecelakaan pesawat

Tayang:
Penulis: Bayazir Al Rayhan | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Bayazir Al Rayhan
Yusrilanita sudah menjalani tes DNA di RS Polri M Hasan, Palembang, Senin (11/1/2021).  

Bahkan saat menaiki tangga menuju ruang DVI RS Polri M Hasan Palembang, ibu korban sampai dipapah oleh pihak kepolisian dan keluarganya.

Yusrilanita tampak seperti tak percaya, dilihat dari pandangan matanya yang terlihat kosong dan hanya tertunduk lemas saat menuju ruang DVI RS Polri M Hasan.

Setelah sampai di ruangan DVI RS Polri M Hasan Palembang, ibu korban langsung ditenangkan oleh pihak kepolisian dari Polda Sumsel.

Tak banyak kata yang terucap dari Yusrilanita, mengingat kecelakaan ini seperti terjadi dengan begitu cepat.

Setelah ditenangkan oleh pihak kepolisan, Yusrilanita kemudian akan diambil sampel DNA yang nantinya akan dikirimkan ke DVI Polri Jakarta.

Dikatakan Kabid Dokkes Polda Sumsel, Kombes Pol Syamsul Bahar, pengambilan sampel DNA ini diambil terhadap ibu kandung dari Indah Halima Putri yang merupakan korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

"Kita mengambil sampel dari ibu kandung dari Indah, kita ambil semua data antemortem yang ada terkait data medis, data gigi dan penunjang data antemortem lainnya," kata Syamsul Bahar.

Dikatakan Kabid Dokkes Polda Sumsel ini, nantinya setelah semua data diambil nantinya data akan dikirimkan ke Mabes Polri.

"Yang paling pokok kita ambil pemeriksaan DNA nya, semua data yang diambil kita kirimkan ke tim mabes Polri Jakarta," ungkap Kabid Dokkes.

Kerinduan Si Bungsu

Dua hari pasca kejadian insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, kesedihan masih menyelimuti keluarga Indah Halimah Putri alias Puput (26 tahun).

Indah salah seorang penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan kepulauan Seribu.

Indah tidak sendirian di dalam pesawat ia bersama suaminya yang bernama Rizki Wahyudi (27 tahun), putranya Arkana Nadhif (7 bulan), mertua bernama Rosi Wahyuni dan keponakan Rizki bernama Nabila Anjani.

Indah merupakan warga Desa Sungai Pinang II, Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel).

Keluarga Indah di Sungai Pinang, Ogan Ilir telah mengelar doa keselamatan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved