Begini Cara Menyimpan Uang yang Benar Agar tak Dimakan Rayap
Selain itu, Nazym mengatakan, jika uang sobek atau rusak sudah tidak bisa diperbaiki lagi, kecuali jika masih berlaku dan ditukar ke Bank Indonesia
SRIPOKU.COM, JAKARTA - Tak ada yang salah sebenarnya menyimpan uang di rumah, asalkan aman dan tepat.
Aman dalam artian tidak diganggu rayap dan aman dari pencurian.
Selain aman juga harus tepat.
Tepat dari posisi dan tata letaknya.
Jika tidak maka hal yang tidak kita inginkan bakal terjadi.
Seperti yang terjadi baru-baru ini.
Viral di media sosial soal uang Rp 15 juta yang hancur dimakan rayap.
Diberitakan Kompas.com, 7 Januari 2021, seorang warga di Sulawesi Tenggara menyimpan uang itu
di bawah tempat tidur selama setahun.
Akan tetapi, ketika akan menggunakan uang tersebut untuk membiayai renovasi rumah, dia terkejut karena uang yang disimpannya itu hancur.
Dengan kejadian ini, bagaimana cara menyimpan uang yang tepat?
Saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/1/2021), kolektor uang lama atau numismatik Nazym Otie Kusardi, mengatakan, uang seharusnya disimpan di tempat yang kering, bukan di tempat yang lembab.
Dia mengatakan, uang bisa disimpan di brankas.
Jika tidak ada, bisa disimpan di lemari kayu yang diberi tambahan kapur barus, silica gel, atau semacamnya.
Akan tetapi, sebelum itu, sebaiknya uang dilapisi plastik terlebih dahulu.
Plastik yang digunakan bukan plastik kresek, tetapi plastik bening yang tipis dan biasa digunakan khusus uang.
"Naruhnya di plastik dulu baru masuk album baru disimpan dalam tempat yang tidak lembab," kata
Nazym.
Jika menggunakan plastik bening yang tipis, ada risiko plastik akan melekat pada
uang.