Upaya Maskapai Tetap Survive di Masa Pandemi Covid-19: Kalau Sepi Tutup, Ada yang Banting Harga
Sriwijaya Air membatalkan rencana membuka rute Palembang-Solo yang dijadwalkan bakal mulai terbang besok, Sabtu (9/1/2021).
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya Air membatalkan rencana membuka rute Palembang-Solo yang dijadwalkan bakal mulai terbang besok, Sabtu (9/1/2021).
Kepala Cabang Sriwijaya Air Palembang, Yudo, mengatakan rute ini awalnya akan dibuka Selasa (5/1/2021) lalu.
Namun, karena penumpang masih sepi sehingga diundur dan akan dibuka Sabtu ini, tapi akhirnya penerbangan kembali dibatalkan.
Baca juga: Polri Buka Suara Setelah Komnas HAM Sebut Ada Pelanggaran HAM Atas Tewasnya Laskar FPI
"Hari ini juga sudah buatkan internal memo cancel flight Palembang-Solo-Pontianak karena memang tidak memungkinkan kondisinya," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (8/1/2021).
Yudo mengatakan dampak pandemi ini luar biasa mengguncang dunia penerbangan.
Aapalagi adanya Covid-19 tahun kedua ini membuat kebijakan masing-masing daerah memberlakukan wajib swab test, bukan lagi rapid antigen semakin memperburuk bisnis penerbangan.
Harga swab PCR yang jauh lebih mahal dari harga tiket memuat sejumlah penumpang yang berencana terbang akhirnya membatalkan penerbangan.
Baca juga: Tiga Faktor Kasus Covid-19 di Kecamatan Ilir Barat I Palembang Tertinggi, Bukan Hanya Padat Penduduk
Sementara itu Area Manager Lion Air Palembang Haris Pramono mengatakan, dampak PSBB Jawa dan Bali tidak begitu terasa karena hingga kini kebijakan yang diterapkan oleh masing-masing daerah masih sama yakni rapid tes antibodi.
Haris mengatakan masyarakat sudah terbiasa dengan kebijakan rapid antibodi yang diterpakan sejak libur panjang natal dan tahun baru lalu sehingga kebijakan PSBB dinilai tidak akan terlalu berpengaruh.
Maskapai Lion air dan Batik Air memiliki total delapan kali frekuensi terbang setiap hari dengan rute Palembang-Jakarta dan Pakembang-Yogyakarta.
Baca juga: Peluk Jasad Suami, Siti Marli Tak Henti Menangis, Korban Kebakaran di Polaris Jaya: Ayah, Bangunlah
"Saat ini memang low season, semua maskapai juga tengah sepi penumpang karena siklusnya memang seperti itu setelah libur panjang natal dan tahun baru yakni low season," ujarnya.
Haris berharap kebijakan PSBB ini tetap akan sama tidak akan mengeluarkan kebijakan baru oleh masing-maisng daerah yakni wajib swab dan PCR, sebab jika diberlakukan kebijakannya ini akan membuat bisnis penerbangan sepi.
Kebijakan wajib rapid Antigen yang diberlakukan saja ini saja membuat penerbangan masih sepi apalagi jika wajib PCR dan swab.
Menyiasati sepinya penumpang saat ini, membuat maskapai banting harga menjual tiket dengan harga murah.
Baca juga: Sopir Pengangkut Elpiji 3 KG Tewas Tertabrak Babaranjang, Diduga Parkirkan Mobil Terlalu Dekat Rel
Lion air dengan rute Palembang-Jakarta dibandrol Rp 200 ribuan untuk sekali terbang atau sama dengan tiket rute Palembang-Pangkal Pinang.
Sementara itu maskapai Batik Air dengan rute yang sama yakni Palembang-Jakarta dibandrol dengan harga Rp 300 ribuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bulekkwk1.jpg)