Breaking News:

Polisi Terlibat Aksi Kejar-kejaran Bak Film Fast and Furious, Tabrak 3 Warga Diperiksa Sebagai Saksi

Latar belakang inilah yang tengah diselidiki pihak kepolisian, karena sang oknum polisi Aiptu Imam Chambali sebelum menabrak 3 warga

Warta Kota/Rizki Amana
Seorang perempuan pengendara motor tewas di tempat usai ditabark sebuah mobil di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang dipicu cekcok mulut dua pengendara mobil. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA-Fakta dan kronologi lengkap Polisi Terlibat Aksi Kejar-kejaran Bak Film Fast and Furious, dengan seorang pemuda dan Tabrak 3 Warga kini diselidiki pihak kepolisian.

Sementara oknum polisi tersebut masih Diperiksa Sebagai Saksi.

Penyidik memang masih menyelidi latar belakang mengapa oknum polisi yakni, Aiptu Imam Chambali yang mengendari Toyota Innova tersebut terlibat aksi kejar-kejaran dengan pengedara Hyundai, bernama Handana Riadi Hanindyoputro (25), saat mengemudikan mobil.

Latar belakang inilah yang tengah diselidiki pihak kepolisian, karena sang oknum polisi Aiptu Imam Chambali sebelum menabrak 3 warga, memang terlihat cekcok dengan seorang seorang pemuda bernama Handana Riadi Hanindyoputro (25), yang berujung emosi dan tak mampu mengendalikan kendaraan.

Mengenai status oknum polisi sebagai saksi diungkapkan oleh Penyidik Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memeriksa anggota Polri bernama Aiptu Imam Chambali yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jumat (25/12/2020).

“Polisinya (Aiptu Imam) sendiri sekarang sedang kami periksa, makanya ada dari Provost juga terlibat,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat ditemui ketika olah tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Raya Ragunan, Jumat malam.

Dikatakan Sembodo, dalam kecelakaan itu, Aiptu Imam menabrak tiga pengendara sepeda motor. Satu pendara sepeda motor bahkan tewas, sementara dua korban lagi masih dirawat di rumah sakit.

Sambodo menyebutkan, Imam berstatus saksi karena adanya cekcok dengan pengendara lain sebelum kecelakaan terjadi.

Selanjutnya Penyidik Ditlantas Polda Metro Jaya akan mendalami temuan-temuan dan bukti di lapangan.

“Tentu akan melihat bukti di lapangan seperti apa,” tambah Sambodo.

Halaman
1234
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved