Jangan Dipelihara Meski Cantik, 4 Tanaman Hias Ini Beracun, Mungkin Ada di Rumah Anda?
Pada masa pandemi Covid-19 kali ini masyarakat khususnya kaum ibu-ibu suka memelihara tanaman hias jadi hobi yang kian populer.
SRIPOKU.COM -- Pada masa pandemi Covid-19 kali ini masyarakat khususnya kaum ibu-ibu suka memelihara tanaman hias jadi hobi yang kian populer.
Kebiasaan baru ini jadi disukai banyak orang karena biasa mengisi waktu luang selagi berada di rumah.
Merawat tanaman hias dinilai sebagian orang adalah kegitana yang bisa menghilangkan penat dan ada beberapa manfaat lainnya.
Selain estetis, merawat tanaman hias terbukti efektif untuk mengusir nyamuk serta menyerap racun dari udara yang masuk ke dalam rumah.
Namun, tak semua tanaman hias memiliki fungsi tersebut. Bahkan, ada beberapa dari mereka justru mengandung racun.
Jika tak sengaja dikonsumsi terutama bagi Anda yang memiliki anak-anak dan hewan peliharaan di rumah dapat menyebabkan gangguan kesehatan hingga berujung kematian.
Berikut ini beberapa tanaman beracun yang sebaiknya dihindari untuk dipelihara di rumah.
1. Lily
Tak hanya bagus untuk dijadikan hiasan rumah, bunga lily nyatanya terkenal beracun jika tak sengaja dikonsumsi.
Kandungan racunnya ini bisa membuat Anda mengalami gejala berbagai macam penyakit seperti pusing, mual-mual, muncul ruam pada kulit, hingga diare.
Bahkan, jika tidak ditangani secara cepat dan tepat bisa menyebabkan kematian.
2. Castor plant ( jarak)
Sejak dahulu, daun jarak terkenal dapat mengobati beragam macam penyakit seperti reumatik, sariawan, perut kembung.
Meski bisa mengatasi permasalahan itu, tanaman jarak juga sekaligus mengandung racun berbahaya yang terdapat dalam bijinya.
Menurut penelitian Cornell University College of Agriculture and Life Sciences, mengonsumsi satu biji jarak dapat mengakibatkan dehidrasi parah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tanaman-foxglove-racun.jpg)