PHRI Sumsel Ingatkan Hotel, Restoran dan Tempat Hiburan Rayakan Malam Nataru Berlebihan
PHRI Sumsel mengingatkan pengelola hotel, restoran dan tempat hiburan tidak rayakan Malam Nataru berlebihan, sehingga mengundang kerumunan
Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mengingat Kota Palembang yang masih berstatus zona merah Covid-19, menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru), Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel mengeluarkan surat imbauan tidak mengadakan perayaan Nataru berlebihan yang sebabkan kerumunan.
Ketua BPD Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel, Herlan Asfiudin mengatakan surat imbauan tersebut ditujukan kepada pihak hotel, restoran, dan tempat hiburan.
“Hal ini berdasarkan pertimbangan kondisi terkini Kota Palembang kembali masuk zona merah, kita mengimbau kepada hotel, restoran dan tempat hiburan untuk tidak mengadakan acara pergantian tahun baru secara berlebihan," ujarnya, Kamis (18/12/2020).
Imbauan tersebut juga berdasarkan Perwali Nomor 27 Tahun 2020, serta larangan acara yang mengakibatkan kerumunan orang.
Menurutnya, jika sampai imbauan tersebut tidak diindahkan dan terjadi pelanggaran maka pihak hotel, restoran, dan tempat hiburan tersebut sendiri yang menanggung risikonya.
Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, Aufa Syahrizal Sarkomi juga mengatakan hal serupa, menurutnya protokol kesehatan harus tetap diperketat tempat-tempat hiburan.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan satpol PP Provinsi Sumsel untuk terus melakukan penegakan sanksi bagi fasilitas umum dan wisata yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.
"Sampai saat ini Satpol PP sudah sangat gencar mengingatkan untuk tetap memakai masker," ujarnya.
Selain itu, dengan adanya surat edaran larangan kerumunan ini pihaknya meminta agar para pemilik tempat hiburan dan hotel untuk menaati peraturan yang sudah ada.
Hal ini juga berkat support dari pihak PHRI Sumsel untuk bersedia memberikan pelayanan diskon hotel kepada masyarakat namun tetap memastikan hotel menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Pandemi ini tidak bisa kita berdiam diri saja, diskon dan promo ini ternyata meningkatkan dan dapat menjadi kesempatan untuk menggairahkan minat wisawatan untuk menginap di hotel," ujarnya dalam live Talk bersama Sripoku TV, Jumat (18/12/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/herlan-asfiudin.jpg)