Breaking News:

2021, UMK Palembang Rp 3,2 Juta, Naik 3,33 Persen 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Palembang mengatakan, pertimbangan adanya kenaikan UMK adalah hasil rapat koordinasi dengan dewan pengupahan

Istimewa/handout
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Upah Minimum Kota (UMK) Palembang tahun 2021 dipastikan tetap naik, meskipun  sepanjang tahun 2020 ini pandemi Covid-19 terjadi.

Kenaikan UMK Palembang 2021 akan menjadi Rp 3,2 Juta atau naik 3,33 persen dibandingkan tahun 2020. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Palembang, Yanuarpan mengatakan, penetapan besaran UMK 2021 Palembang telah ditandatangani Kepala Daerah, baik Gubernur dan Walikota pada 9 November lalu. 

"Tahun 2021 naik 3,33 dari sebelumnya Rp 3.165.519," ujarnya, Selasa (15/12/2020)

Yanuarpan menjelaskan, pertimbangan adanya kenaikan UMK tersebut merupakan hasil rapat koordinasi dengan dewan pengupahan.

Pertimbangan lain yakni soal inflasi Kota Palembang, survei  kelayakan hidup pekerja. 

"Kita juga melihat dari nilai pasaran berupa sandang dan pangan dengan total penilaian sebanyak 60 poin," katanya. 

Disnaker segera melakukan sosialisasi ke perusahaan-perusahaan untuk penerapannya.

Jika perusahaan tidak menerapkan UMK, karyawan dipersilakan untuk mengadu ke Disnaker Kota Palembang

"Namun tentu pertimbangan lain juga dilihat dari kondisi finansial perusahaan.

Kesejahteraan merupakan hak karyawan, maka jika perusahaannya mampu seharusnya memberikan upah sesuai UMK," katanya.

Sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan, setiap perusahaan wajib menerapkan UMK.

Pemberian upah sesuai UMK harus dilakukan perusahaan untuk kesejahteraan karyawannya. 

"Di Palembang banyak sekali penggajian di bawah UMK, biasanya sudah ada kesepakatan antara pekerja dengan pemberi kerja," tutupnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: aminuddin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved