Peringatan Dini BMKG Hari Ini, Selasa 8 Desember 2020: Sumsel Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang

Berikut rilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Selasa (8/12/2020).

Editor: adi kurniawan
Handout/bmkg.go.id
Prakiraan Cuaca di wilayah Indonesia berdasarkan BMKG 

SRIPOKU.COM -- Berikut rilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, Selasa (8/12/2020).

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran daerah potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.

Dilansir dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

BMKG mengungkapkan, bibit siklon tropis 96S terpantau di Samudera Hindia selatan Jawa Barat.

Sirkulasi siklonik terpantau di Laut China Selatan timur Natuna, di perairan barat Aceh, Samudera Hindia selatan P. Sumba, dan Samudera Pasifik utara.

Sementara Papua yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dari perairan barat Filipina hingga Laut China Selatan.

Sedangkan di perairan utara-barat Aceh, dari pesisir utara Australia Barat hingga Samudera Hindia selatan P. Sumba.

Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah bibit siklon tropis, sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Aceh

Bengkulu

Sumatera Selatan

Lampung

Jawa Barat

Jawa Tengah

Yogyakarta

Jawa Timur

Bali

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Timur

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Utara

Kalimantan Timur

Sulawesi Tengah

Maluku

Papua

Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:

Sumatera Barat

DKI Jakarta

Kalimantan Selatan

Sulawesi Selatan

Sulawesi Tenggara

Papua Barat

Wilayah yang berpotensi angin kencang:

Kep. Riau

Banten

Peringatan Dini Gelombang Tinggi

Kondisi Laut

Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 M)

Selat Malaka

Perairan Utara Sabang

Perairan Barat Aceh

Perairan Barat P. Simeulue hingga Kep. Mentawai

Perairan Enggano - Bengkulu

Samudra Hindia Barat Aceh hingga Bengkulu

Selat Bali - Lombok - Alas bagian Selatan

Selat Sumba bagian Barat

Perairan P. Sawu hingga Kupang P. Rotte

Laut Sawu bagian Selatan

Perairan Selatan Kep. Anambas hingga Kep. Natuna

Laut Natuna

Perairan Timur Kep. Bintan hingga Kep. Lingga

Selat Karimata

Perairan Bangka Belitung

Laut Jawa bagian Barat

Perairan Utara Jawa Barat

Perairan Selatan Kalimantan

Selat Makassar bagian Selatan

Laut Bali

Selat Lombok bagian Utara

Laut Sumbawa

Perairan Utara Bali hingga Sumbawa

Perairan Kep. Sabalana hingga Kep. Selayar

Laut Flores bagian Barat

Perairan Kep. Talaud

Laut Maluku bagian Utara

Perairan Utara Halmahera

Laut Halmahera

Perairan Utara Papua Barat

Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua

Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 M)

Perairan Barat Lampung

Samudra Hindia Barat Lampung

Selat Sunda bagian Barat dan Selatan

Perairan Selatan Jawa Timur hingga P. Sumba

Samudra Hindia Selatan Bali hingga NTT

Perairan Utara Kep. Anambas hingga Kep. Natuna

Laut Jawa bagian Tengah dan Timur

Perairan Utara Jawa Tengah hingga Jawa Timur

Area Perairan dengan Gelombang Sangat Tinggi (4.0 - 6.0 M)

Laut Natuna Utara

Perairan Selatan Banten hingga Jawa Tengah

Samudra Hindia Selatan Banten hingga Jawa Timur

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau agar masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti:

Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m)
Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m)
Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m)
Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m)

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diminta tetap selalu waspada.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved