Breaking News:

Lakalantas di PALI Mobil vs Motor Dua Pengendara Tewas, Polisi Sebut Kemungkinan Ada Tersangka

Kejadian lakalantas maut di PALI antara mobil jenis Toyota Avanza dengan sepeda motor di KM 6 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi

Penulis: Reigan Riangga | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Mobil minibus jenis Toyota Avanza Plat Nomor BG 1095 UT terguling setelah bertabrakkan dengan sepeda motor jenis Yamaha Mio, di Jalan Merdeka KM 6 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (28/11/2020). 

LAPORAN WARTAWAN SRIPOKU.COM, REIGAN RIANGGA

SRIPOKU.COM, PALI -- Kejadian lakalantas maut di PALI antara mobil jenis Toyota Avanza dengan sepeda motor di KM 6 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hingga menyebabkan dua orang pengendara motor tewas. 

Dua orang pengendara motor meninggal dunia, sementara satu orang lain krisis dan harus mendapatkan perawatan intensif usai dirujuk ke RS Rabain Muaraenim. 

Sementara, dua orang penumpang mobil minibus tersebut langsung diamankan pihak kepolisian. 

Kapolres PALI AKBP, Rizal AT melalui Kanit Lakalantas Ipda Ramade Prawira berkata bahwa, pihaknya dalam kasus ini telah melakukan olah TKP. 

"Sampai saat ini kita masih melakukan pengumpulan keterangan saksi serta barang bukti di TKP," ungkap Ramade, Senin (30/11/2020). 

Baca juga: Libur Nasional Akhir Tahun 2020 dan Awal Tahun 2021 sebanyak 11 Hari, Simak Jadwal Rincinya  

Menurutnya, pihaknya saat ini belum bisa mengumpulkan keterangan saksi lainnya, dikarenakan masih menunggu kondisi pengendara motor yang saat ini masih dalam perawatan. 

"Saat pemeriksaan kita masih melihat kondisi dari korban laka, karena saat diminta keterangan memang harus sehat secara jasmani dan rohani," katanya. 

Setelah semuanya bisa memberikan keterangan, maka langkah selanjutnya pihak kepolisian akan mudah untuk menyimpulkan. 

Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka. Namun untuk menetapkan sebagai, saksi-saksi harus kita minta keterangan terlebih dahulu," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved