Cara Membedakan Rajungan dan Kepiting Bahan Utama Test MasterChef Indonesia, Serupa Tapi Tak Sama

Selain itu, dalam dunia kuliner rajungan menjadi favorit karena tekstur dadingnya yang yang lebih empuk. Menurut Chef Juna

Editor: Hendra Kusuma
Istimewa/handout
Cara Membedakan Rajungan dan Kepiting Bahan Utama Test MasterChef Indonesia, Serupa Tapi Tak Sama 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Kepiting dan rajungan, dua nama hewan ini ketap kita dengar terutama di daerah pesisir, karena dua hewan ini sebenarnya memang dari spesias yang sama, yakni margasuku Portunidae.

Namun, dalam dunia kuliner, seperti rajungan lebih diminati, hal itu terlihat ketika Pressure Test MasterChef Indonesia.

Sebab hewan yang satu familiy dengan kepiting ini dijadikan bahan utama Pressure Test MasterChef Indonesia.

Sekilas rajungan seperti kepiting, namun jika diperhatikan lebih teliti kedua hewan ini berbeda baik bentuk, warna bahkan prilaku dan ketahanan mereka sendiri, baik di daratan maupun di air.

Sebab, baik kepting maupun rajungan sesekali akan naik ke permukaan atau daratan.

Namun dalam proses bertahan hidup, keduanya akan sangat berbeda.

Selain itu, dalam dunia kuliner rajungan menjadi favorit karena tekstur dadingnya yang yang lebih empuk. Menurut Chef Juna, daging rajungan lebih manis daripada kepiting biasa. 

Berikut perbedaan rajungan dengan kepiting dikutip dari Sajian Sedap dan buku "Gemar Makan Ikan - 25 Cita Rasa Kepiting & Rajungan" (2013) karya Lilly T. Erwin terbitan PT Gramedia Pustaka Utama.

1. Bentuk kaki belakang

Perbedaan antara rajungan dan kepiting bisa ditandai dengan bentuk kaki belakangnya.

Kaki rajungan yang terakhir memiliki bentuk pipih dan tidak runcing seperti kaki lainnya.

Kaki tersebut digunakan oleh rajungan untuk berenang.

2. Bentuk tubuh dan tekstur daging

Cangkang kepiting lebih tebal dan keras, sedangkan rajungan dagingnya lebih sedikit dan ukuran tubuhnya terbilang lebih kecil.

Rajungan jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar daripada rajungan betina.

Sama halnya dengan capitnya, ukurannya pun lebih panjang daripada betina.

Daging rajungan memiliki rasa lebih manis dan gurih serta lebih empuk daripada kepiting.

3. Warna dan motif

Salah satu perbedaan yang paling mencolok antara kedua rajungan dan kepiting adalah pada segi warna.

Rajungan memiliki warna yang lebih mencolok dan memiliki pola bentol-bentol seperti macan tutul.

Lain halnya dengan kepiting yang tak memiliki corak bentol-bentol pada cangkangnya.

Warna dasar pada rajungan jantan adalah kebiru-biruan dengan bercak-bercak putih terang.

Sementara pada rajungan betina, warna dasarnya lebih kehijau-hijauan dengan bercak keputihan yang agak gelap.

4. Habitat Rajungan

Rajungan hidup di satu alam yaitu di lautan, sedangkan kepiting hidup di dua alam, bisa di dalam air maupun di darat.

Selain itu, jika diangkat dari habitatnya atau lautan, maka rajungan tak akan lama bisa bertahan hidup.

Sementara kepiting masih bisa cukup lama bertahan hidup.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bedanya Rajungan dan Kepiting, Bahan Utama Pressure Test MasterChef Indonesia", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/food/read/2020/11/29/220858675/bedanya-rajungan-dan-kepiting-bahan-utama-pressure-test-masterchef
Penulis : Yana Gabriella Wijaya
Editor : Yuharrani Aisyah

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved