Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Istri Edhy Prabowo, Iis Rosita Dewi Meski Ikut Nikmati Plesiran di Hawai, Dilepas: Ini Alasan KPK

Nawawi mengatakan, KPK tidak menemukan alat bukti yang menunjukkan Iis dan dua dirjen KKP itu terlibat

Editor: Wiedarto
DPR
Iis Rosita Dewi yang merupakan anggota DPR RI sekaligus istri Menteri KKP Edhy Prabowo, dilepas KPK 

SRIPOKU.COM, JAKARTA-Dari 17 orang yang ditangkap dalam rangkaian operasi tangkap tangan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menetapkan tujuh orang tersangka korupsi ekspor benoh lobster.

"KPK menetapkan tujuh orang tersangka," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam konferensi pers, Rabu (25/11/2020) malam.

Tujuh tersangka tersebut adalah:

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo,

Staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Safri,

Pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK) Siswadi,

Staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan Ainul Faqih,

Direktur PT Duta Putra Perkasa (DPP) Suharjito,

Staf khusus menteri yang juga Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas Andreau Pribadi Misata

Amiril Mukminin.

Nawawi menuturkan, Edhy, Safri, Siswadi, Ainul, Andreau, dan Amiril ditetapkan sebagai tersangka penerima suap sedangkan Suharjito ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Edhy, Safri, Siswadi, Ainul, dan Suharjito telah ditangkap KPK dalam rangkaian operaasi tangkap tangan pada Rabu dini hari dan ditahan KPK.

Sedangkan, Amiril dan Andreau belum ditahan dan diminta untuk menyerahkan diri ke KPK.

Para tersangka penerima suap disangka melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved