Asteroid Raksasa WO107 Dekati Bumi akan Terlihat 29 November 2020 Pukul 05.08, Waspada Bahayanya

Berapa besar bahayanya jika Asteroid mendekati bumi, sebab benda asing ini terbentuk dari nikel, besi, dan kobalt. 

Editor: Hendra Kusuma
Istimewa/handout
Asteroid Raksasa WO107 Dekati Bumi akan Terlihat 29 November 2020 Pukul 05.08, Waspada Bahayanya 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Waspadalah, Asteroid Raksasa WO107 Dekati Bumi dan akan Terlihat 29 November 2020 Pukul 05.08 nanti.

Berapa besar bahayanya jika Asteroid mendekati bumi, sebab benda asing ini terbentuk dari nikel, besi, dan kobalt. 

Seperti meteor, Asteroid juga bisa membuat kerusakan jika bisa menembus ke Bumi.

Kasus serupa pernah terjadi di Kanada, Afrika Selatan, Siberia dan Rusia, dan Meksiko yang membuat kerusakan-kerusakan cukup parah di masa lalu.

Lantas apakah Asteroid kali ini juga berbahaya?

NASA mengonfirmasi asteroid yang bernama (153201) 2000 WO107 akan mencapai titik tedekatnya dengan bumi pada 29 November 2020 pukul 05.08 UTC.

Asteroid ini diperkirakan berdiameter 1.640 kaki (500 meter) dan melintas pada jarak 11,19 kali bumi-bulan, yaitu tergolong dalam jarak yang sangat aman.

Melansir Earth Sky, 6 Oktober 2020, asteroid tersebut tidak akan terlihat dengan mata telanjang.  Untuk menyaksikannya memerlukan teleskop.

Pada lintasannya kali ini, asteroid 2000 WO107 akan mencapai magnitudo visual sebesar 12 hingga 13,5.

Artinya, pengamat harus menggunakan teleskop 6 inci, 8 inci, atau lebih besar untuk dapat menyaksikannya.

Fenomena langit tersebut akan terlihat dari bumi seperti bintang yang bergerak dengan lambat.

Meski jarak terdekat asteroid ini ke bumi terjadi selama bulan purnama, pengamat mengatakan teleskop yang terkomputerisasi pada posisi dan waktu yang tepat masih mungkin dapat menangkap asteroid yang bergerak di depan bintang-bintang.

Asteroid 2000 W107 Mengutip data Space Reference, asteroid 2000 WO107 ini dikenal memiliki orbit yang dapat mencapai jarak cukup dekat dengan bumi.

NASA mengklasifikasi asteroid ini sebagai "asteroid yang berpotensi berbahaya" karena prediksi lintasannya yang cukup dekat dengan bumi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved