Tayang Perdana Pada 23 November 2020, Ini Sinopsis Sinetron Dia Bukan Manusia, Saingan Ikatan Cinta!

Sinetron Dia Bukan Manusia ini Diadaptasi dari Novel “Buang Tonjam” Karya “Motinggo Busye”

Tayang:
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata

Entah datang dari mana sisik tersebut, karena sebelumnya para pemuda itu terlihat sedang menelusuri hutan dengan beberapa temannya.

Di hutan itu mereka menemukan kejanggalan, banyak sekali ular yang mereka temukan hingga sampah kulit ular berserakan.

Selain Dylan, Ersya, dan Audy, sederet aktor dan aktris bersinar Sinemart lainnya juga turut bermain di sinetron ini.

Beberapa di antaranya Anthony Xie (Elan), Esta Pramanita (Marwa), Fiolina Tejayanti (Alin), dan Steven Angelo Tanady (Nardo).

Baca juga: Depan Nathalie Holscher, Amarah Sule Pecah Pas Disinggung Warisan Lina Jubaedah, Masa Lalu Diungkit!

Fakta Menarik

Lantas sebelum sinetron ini tayang ada baiknya untuk mengetahui apa sih yang menarik dari sinetron ini? berikut penjelasannya.

1. Genre Laga dan Misteri

Sinetron baru Dylan Carr kali ini akan mengangkat genre laga dan misteri yang bakal menciptakan nuansa baru di sinetron produksi SinemArt.

Dalam perannya kali ini, Dylan akan beradu akting dengan artis cantik Aurelia juga pemain Sinemart lainnya termasuk pasangan muda Audi Marissa dan Anthony Xie.

2. Pemain yang Hebat.

Selain pemeran utama para pemuda pemudi yang handal, sejumlah artis dan aktor senior pun sudah tak diragukan lagi kemampuan akting mereka dalam mendukung cerita di sinetron Dia Bukan Manusia.

Daftar Pemainnya

Dylan Carr sebagai Sancaka
Ersya Aurelia sebagai Vanda
Audi Marissa sebagai Sri Iteung
Anthony Xie sebagai Elan
Esta Pramanita sebagai Marwa
Fiolina Tejayanti sebagai Alin
Steven Angelo Tanady sebagai Nardo
Tak ketinggalan ada juga 2 aktor dan aktris senior, yakni El Manik dan Dina Lorenza.

Baca juga: Bak Tak Takut Ribut, Nikita Mirzani Singgung Kesehatan Habib Rizieq, Vanessa Angel Ikut Sindir Pedas

3. Sutradara yang Hanal

Rizal Basri adalah salah satu dari sedikit editor film Indonesia yang merasakan proses editing analog dan digital.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved