Pemilu AS

Joe Biden Terpilih Menjadi Presiden AS ke-46, Akhiri Ketidakpastian

JOE Biden calon presiden AS dari Partai Demokrat, diproyeksi terpilih menjadi Presiden AS ke-46. Hasil quic count media terkemuka.

Editor: Sutrisman Dinah
Instragram/Kamalaharris
Calon Wakil Presiden AS berdarah India, Kamala Harris dan Joe Biden 

SRIPOKU.COM -- Ketidakpastian hasil akhir Pemilu presiden Amerika Serikat (AS) 2020 segera berakhir. Pasangan yang didukung Partai Demokrat Joseph Robinettel Biden (78) - Kamala Harris (56), memenangi Pemilu ditengah manuver yang dilakukan saingannya pasangan calon presiden petahana Donald Trump - Mike Pence. v

Hal ini dikemukakan sedikitnya tiga media terkemuka di dunia, kantor berita Associated press (AP) dan jaringan berita bermarkas di AS Cable News Network (CNN) dan jaringan media NBC. Sejak awal, jaringan berita televisi Turkey Radio-Television (TRT)World telah melaporkan keunggulan pasangan iye  , dan CNN.

Ketiga media pemberitaan di Amerika Serikat ini kompak menyatakan capres dari Partai Demokrat tersebut sebagai pemenang dalam pemilu kali ini.

Kesimpulan tersebut diambil setelah penghitungan quick count atau hitung cepat di negara bagian Pennsylvania menunjukkan tanda-tanda Biden menang. Bukan hanya itu, Sabtu (7/11) siang atau Sabtu menjelang malam menyiarkan secaraf langsung analisis sisa suara yang masih dihitung secara rinci.

Pernyataan ini disampaikan melalui akun media sosial mereka berikut:

Melalui penghitungan di Pennsylvania tersebut, total Biden mendapatkan 279 electoral votes atau melampaui syarat minimal 270 votes untuk menjadi presiden Amerika Serikat.

Berdasarkan Associated Press, melaporkan bahwa Joe Biden telah memenangkan Pilpres AS 2020 dengan perolehan 290 suara elektoral. 

Baca juga: Pennsylvania Terpantau Membiru, Welcome President Joe Biden, Begini Nasib Donald Trump Jika Kalah

Baca juga: Joe Biden Percaya Diri akan Menang, Every Vote Will Be Count

Joe Biden berhasil menguasai Pennsylvania (20 suara elektoral) dan Nevada (6 suara elektoral) setelah 3 hari jumlah suara elektoral tak berubah.

Selisih angka perolehan suara popularitas presiden  (popular vote), di dua negara yang awalnya diungguli oleh Donald Trump menjelang akhir penghitungan secara perlahan Joe Biden berbalik unggul. Selisih popular vote di dua negara bagian ini, kurang dari 1 persen.  

Di tiga negara bagian belum menyelesaikan perhitungan, yaitu North Carolina (15), Georgia (16) dan Alaska (3).

Namun meski pada akhirnya Trump bisa menguasai ketiga wilayah itu, ia tetap tak akan bisa mengejar ketinggalan suara elektoral.****

____________________________ 
Sumber: Tribunnews.com, https://www.tribunnews.com/internasional/2020/11/08/hasil-pilpres-as-joe-biden-jadi-presiden-terpilih-amerika-serikat-raih-290-suara-elektoral

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved