Perguruan Tinggi

Insentif Perguruan Tinggi Negeri Sampai Rp 1,3 Triliun, Jika Lulusan Bagus

PERGURUAN tinggi akan diberikan insentif penambahan anggaran hingga Rp1,3 triliun apabila mencapai target kinerja. Diantaranya indikator lulusan.

Editor: Sutrisman Dinah
Dok/Kemenkeu
Mendikbud Nadiem Makarim 

SRIPOKU.COM --- Perguruan tinggi akan memperoleh bonus berupa insentif, apabila memiliki indeks kinerja baik. Salah satu indikatornya adalah kualitas lulusan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, kinerka perguruan tinggi negeri akan dinilai, dan capaian Indeks Kinerja Utama (IKU) prestasi.

"Perguruan tinggi negeri yang berhasil meningkatkan IKU dalam capaian target, akan diberi tambahan pendanaan di tahun 2021, dan ini akan ada evaluasi,” kata Nadiem dalam konferensi pers daring yang disiarkan Channel Youtube Kemendikbud RI, Selasa (3/11).

Bagi perguruan tinggi negeri yang mencapai target indek kinerja, alokasi anggaran pengelolaan dapat meningkat hingga Rp800 miliar, dan ditambah bonus lebih dari Rp500 miliar. Sehingga, total anggaran perguruan tinggi negeri yang mencapai target indeks kinerja bisa mendapatkan dana Rp1,3 triliun.

"Untuk perguruan tinggi negeri yang berhasil meningkatkan capaian IKU, mencapai target yang ditetapkan Kemendikbud. Penggunaan bonus anggaran, bergantung pada bentuk badan hukum masing-masing perguruan tinggi negeri. Tetapi, setidaknya sudah pasti dapat digunakan untuk bonus kinerja SDM (pengajara dan staf)," kata Nadiem.

Selama ini, Kemendikbud menentukan dana anggaran berdasarkan alokasi dasar dan dana-dana afirmasi. Ke depan,  Kemendikbud menambahkan komponen insentif dari capaian IKU.

Kemendikbud menetapkan delapan IKU, untuk mengukur capaian perguruan tinggi negeri. Sehingga akan dilakukan pemantauan terhadap IKU masing-masing PTN, yang ditujukan untuk kampus.

Tranformasi pendanaan ini masuk dalam episode terbaru kebijakan pendidikan Merdeka Belajar. Pada episode keenam Merdeka Belajar ini, Kemendikbud meluncurkan kebijakan mengenai perubahan pendanaan PTN.

"Sebagai upaya pengembangan Merdeka Belajar di lingkungan pendidikan tinggi, terobosan pendanaan yang fundamental untuk mengakselerasi tercapainya Indonesia maju telah kami siapkan," kata Nadiem.

Delapan Indikator IKU dimaksudkan ) untuk mengukur capaian kinerja perguruan tinggi. Yakni:

1.       Indikator kualitas lulusan.

Kualitas kualitas lulusan terkait dengan kemampuan dan kelayakan pekerja. Menurut Nadiem, penilaian ini bukan hanya berdasarkan penyerapan di dunia pekerjaan, melainkan juga pendapatan dari lulusan.

2.       Indikator Jumlah mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus

Terlibat pengerjaan project based learning, magang, mengajar, riset, project sosial, atau berwirausaha di luar lingkungan kampus.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved