Berita Prabumulih
Urus Akte & KTP di Prabumulih Cukup Download Prabuku Smart City, Hasilnya Diantar ke Rumah
Rencana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemerintah kota Prabumulih untuk menerapkan pelayanan secara online
SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Rencana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemerintah kota Prabumulih untuk menerapkan pelayanan secara online melalui aplikasi 'Prabuku Smart City' dipastikan akan dimulai awal Januari 2021.
Hal itu ditegaskan Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH didampingi Kepala Disdukcapil Pemkot Prabumulih, Heriyadi kepada sejumlah wartawan akhir pekan lalu.
"Jadi nanti pelayanan pencatatan sipil dan kependudukan bisa melalui aplikasi cukup di download di playstore install aplikasi Prabuku Smart City, mulai awal 2021 pelayanan ini siap dan dimulai," ungkap Fikri kepada wartawan, Minggu (1/11/2020).
Fikri menuturkan, dengan aplikasi itu maka masyarakat tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus membuat KTP, KK, berbagai akte dan lainnya.
"Nanti petugas akan mengantar langsung ke rumah warga, warga nanti cukup daftar atau buat secara online saja," tuturnya.
Suami Hj Reni Indayani itu mengatakan kedepan pihaknya akan mengaktifkan kerjasama dengan rumah sakit, tempat bersalin dan lainnya sehingga jika ada warga melahirkan bisa langsung secara online membuat akte kelahiran.
"Pelayanan online ini dilakukan untuk memangkas birokrasi yang lama mengurus pelayanan dan untuk memberantas adanya pungutan liar," katanya seraya warga tak tau teknologi bisa datang ke kelurahan saja untuk didaftarkan online.
Sementara itu, Kepada Disdukcapil Pemkot Prabumulih, Heriyadi mengaku saat ini sudah 99 persen masyarakat memiliki identitas KTP elektronik.
"Kalau untuk pengurusan KTP melalui online kita hanya untuk yang baru-baru saja karena sudah 99 persen memiliki KTP, namun pelayanan kan tidak hanya KTP tapi ada akte serta lainnya nanti dilakukan secara online," bebernya seraya mengatakan Januari 2021 uji coba per item pelayanan seperti akte kelahiran dan kematian lalu dilanjut yang lain.
Heriyadi menjelaskan, pelayanan secara online di Januari akan bertahap dan hasil yang dibuat akan diantar langsung ke rumah warga terlebih dana maupun sumber daya manusia atau pegawai sudah siap.
"Kenapa belum diterapkan sekarang karena masih melakukan persiapan-persiapan, sosialisasi telah jalan, perlengkapan sudah siap, begitupun SDM.
Kita saat ini tengah mendidik SDM di kelurahan dan desa karena nanti penerapan seluruh online dari kota kelurahan hingga desa," bebernya.(eds)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/prabuku-smart-city.jpg)