Breaking News:

Rombongan Moge Aniaya TNI, Mantan Pangkostrad : Biasa Saja, Soal Kecil Jadi Besar

Ketua rombongan moge Harley Davidson, Letjen (Purn) Djamari Chaniago buka suara soal rombongannya melakukan pemukulan terhadap anggota TNI.

Editor: Yandi Triansyah
IST
Tangkapan layar penganiayaan anggota TNI oleh rombongan Moge Harley 

SRIPOKU.COM -- Ketua rombongan moge Harley Davidson, Letjen (Purn) Djamari Chaniago buka suara soal rombongannya melakukan pemukulan terhadap anggota TNI.

Menurut Mantan Pangkostrad itu, persoalan yang dihadapi rombongan moge Harley Davidson sudah selesai.

Sebab kata dia, persoalan tersebut hanya kesalahpahaman belaka.

"Sudah selesai, jangan lagi kau tanya-tanya. Pak Dandim ada, Pak Subdenpom ada. Itu kesalahpahaman saja. Biasa itu, apa persoalan kecil saja bisa jadi besar," kata mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Djamari Chaniago dalam sebuah channel Youtube Madaysinatra, seperti dikutip dari Tribun Jakarta, Minggu (1/11/2020).

Sementara menjawab duduk persoalan yang terjadi dalam insiden di Simpang Tarok, Djamari mengatakan,

"Enggak ada apa-apa. Naik motor, padat sekali. Jatuh mungkin."

Dalam video tersebut Djamari yang berkaos hijau bertuliskan Long Way Up Sabang Island, menjawab pertanyaan beberapa orang di sekitarnya.

Belum diketahui di mana perbincangan ini terjadi.

Djamari juga memastikan, rombongan moge tidak memiliki kegiatan setelah kejadian di Simpang Tarok.

Rombongan akan berkegiatan atau melanjutkan perjalanan jika sudah mendapatkan izin dari Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved