Perempuan Ini Dikurung dan Dicekik di Dalam Kosan Mantan Pacar, Selamat karena Ibu Kos Datang

"Terlapor tiba-tiba teriak dan marah-marah tidak mau diputuskan. Kemudian telapor langsung mencekik leher saya dan memukul muka saya,"

Editor: Refly Permana
NET
Ilustrasi kekerasan dan penganiayaan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang remaja perempuan mengaku menjadi korban penganiayaan yang menurutnya dilakukan oleh pacarnya sendiri.

Atas kejadian itu, korban yang berusia 19 tahun ini membaut laporan ke SPKT Polrestabes Palembang rabu (21/10/2020).

Dikatakan korban kepada petugas, penganiayaan tersebut terjadi kostan pelaku di Kecamatan Jakabaring Palembang, Selasa (20/10/2020) sekira pukul 18.30 WIB.

Baca juga: Dirut PTBA Arviyan Arifin : Hilirisasi Batubara Punya Nilai Tambah dan Kurangi Dampak ke Lingkungan

"Awalnya, terlapor mendatangi tempat saya bekerja, saat itu saya juga kebetulan mau pulang ke rumah.

Tiba-tiba terlapor datang dan langsung merampas kunci motor saya," ujar korban yang tinggal di Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Rabu (21/10/2020).

Korban saat itu disuruh naik motornya sendiri dan terlapor yang membawanya.

Korban kemudian diajak terlapor ke TKP.

Terlapor kemudian menyuru korban masuk ke dalam kosanya dan terlapor mengunci pintu.

Baca juga: Kematian Tragis 1 Keluarga karena Makan Mie yang Disimpan di Freezer, Hal Fatal Ini Penyebabnya

"Terlapor tiba-tiba teriak dan marah-marah tidak mau diputuskan. Kemudian telapor langsung mencekik leher saya dan memukul muka saya," katanya.

Terlapor juga mendorong korban hingga korban terjatuh di kosaan terlapor.

"Saat terlapor pergi ke kamar mandi dan saat itu juga saya mencoba keluar dengan cara berteriak dan meminta tolong tetangga sekitar.

Setelah ibu kos datang saya langsung melarikan diri," ungkapnya.

Korban berharap agar telapor dapat bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya.

Baca juga: Motif Pelaku Pengeroyokan Sopir Taksol di Palembang Dibongkar Penumpang, Mantan Suami Siri Saya

"Saya berharap terlapor dapat bertanggungjawab," tutupnya.

Akibat penganiayaan tersebut korban luka bibir pecah, dan lutut kaki kiri memar lecet.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan penganiayaan yang dialami korban.

"Laporan sudah diterima oleh unit piket SPKT kita, selanjutnya laporan polisi ini akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang," tutupnya.

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved