Hati-hati Bahaya Penyakit 'Ain, Penyakit yang Timbul dari Mata ke Hati, Begini Cara Menghindarinya!
Penyakit 'ain disebabkan dari penharuh pandangan mata yang disertai sifat iri atau dengki.
Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM - Pernahkah kalian mendengar penyakit ain atau 'ain?
Tentu saja penyakit ini masih asing bagi sebagian orang, namun bahaya penyakit ini sangat dekat dengan kehidupan manusia.
Penyakit 'ain disebabkan dari penharuh pandangan mata yang disertai sifat iri atau dengki.
Bisa juga karena rasa cinta dan takjub terhadap seseorang saat memandang melalui media seperti foto hingga video.
Bahkan orang yang tidak bisa melihat (buta) sekali pun bisa terkena penyakit ini meski hanya bisa mendengar cerita.
Karena dari cerita itu bisa membangkitkan jiwa dengki, sehingga dapat menyebarkan penyakit Ain ini.
Oleh sebab itu, penyakit ain bisa diartikan melalui pandangan mata dan perasaan di dalam hati inilah yang dapat menjadikan jalan bagi setan untuk memanfaatkannya menjadi penyakit.
Sehingga punya potensi berbahaya bagi orang yang terkena pandangan ini.
Penyakit ini bisa muncul dari pandangan orang jahat ataupun orang baik sekalipun, baik pelaku melakukannya dengan sengaja atau tanpa disadari.
Baca juga: Jika Anda Ingin Marah, Berusahalah Menahan dan Menghilangkannya, Caranya Bacalah Doa Berikut Ini
Dijelaskan oleh Al Lajnah Ad Daimah:
"Ain dari kata 'aana-ya'iinu yang artinya: terkena sesuatu hal dari mata. Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu, lalu diikuti oleh respon jiwa yang negarif, lalu hjiwa tersebut menggunakan media pandangan mata untuk menyalurkan racunnya kepada yang dipandang tersebut". (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271).
Dengan kata lain, penyakit ain disebabkan oleh sifat hasad atau iri dengki terhadap nikmat yang dimiliki oleh orang lain.
Oleh sebab itu, Allah meminta agar umat muslim untuk berlindung dari sifat hasad.
Hal ini tertuang dalam Q.S Al Falaq ayat 5 yang berbunyi
Wa min syarri hasidin idza hasad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/penyakit-ain.jpg)