Berkat Kartu ‘Joko’, Warga Bengkulu Beli LPG Subsidi Sesuai Harga Eceran Tertinggi
Fera (37 tahun ) membawa kartu merah ke pangkalan Joko Wiyono di kawasan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Rabu sore (14/10/2020
SRIPOKU.COM, BENGKULU -- Fera (37 tahun ) membawa kartu merah ke pangkalan Joko Wiyono di kawasan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Rabu sore (14/10/2020).
Sesaat kemudian dia serahkan kartu serta uang Rp 15.500 kepada Joko Wiyono, si pemilik pangkalan.
Dia bergegas pulang membawa tabung melon berisi LPG 3 kg.
"Nggak ada yang susah, gampang aja saya dapat LPG. Harganya juga sama seperti di papan itu lima belas ribu tiga ratus, tapi karena susah kembalian, ya sudah dibulatkan saja lima belas ribu lima ratus ndak apa-apa,” katanya.
Harga isi LPG subsidi, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) di wilayah Kota Bengkulu dipatok Rp 15.300.
Fera mengaku tidak pernah menemui harga LPG subsidi diatas HET.
“Dari dulu segini-segini aja. Dapatnya gampang, kalau kira-kira gas udah mau habis saya ke sini, minta kartu. Jadi pas isinya habis tinggal bawa tabung kosong dan kartu ini, saya bayar sudah itu dapat LPG hijau," kata perempuan yang biasa membeli isi ulang LPG 3 Kg seminggu sekali.
Lain lagi dengan Koh A Min, pemilik warung Mie Ayam, membawa kartu berwarna hijau.
Sebagai pelaku usaha mikro, dia membeli LPG 3 Kg setiap dua (2) hari sekali sesuai harga HET.
"Pasti dapat, karena sudah ada kartunya. Jadi nggak perlu cari kemana-mana.
Saya biasa ambil kartu sebelum isi LPG habis, jadi nanti tinggal bawa tabung kosong dan kartu hijau buat UKM,”tambahnya.
Pengaturan kartu dibuat secara mandiri oleh Joko, dengan memanfaatkan kartu lama yang dahulu pernah digunakan ketika Dia masih menjadi agen minyak tanah. Hal ini dilakukan karena makin banyak orang ‘baru’ yang mencari LPG 3 kg.
Kartu dibuat dua warna, merah dan hijau dari kertas manila yang dilaminating.
Kartu merah untuk konsumen rumah tangga dan kartu hijau untuk UKM.
Tertulis nama pangkalan Joko, lengkap dengan alamat dan nomor telepon. Dibaliknya tertera aturan penukaran kartu, sehingga warga terbiasa membeli tabung pada jam yang ditetapkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/adv-pertamina.jpg)