Breaking News:

Remaja di Palembang Ini Dinyatakan Reaktif Rapid Test, Diamankan Saat Rusak Dua Mobil Polda Sumsel

Setidaknya sebanyak empat mahasiswa diamankan oleh Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel dikediamannya masing-masing.

SRIPOKU.COM / Bayazir Al Rayhan
Ketiga tersangka saat diamankan oleh Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel karena terlibat pengrusakan mobil polisi saat demo tolak UU Cipta Kerja, Rabu (14/10/2020) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pelaku pengerusakan mobil Dit Pamobvit milik Polda Sumsel saat demo menolak UU Cipta Kerja berakhir ricuh di kantor DPRD Sumsel pada Kamis (8/10/2020) lalu berhasil diamankan kepolisian.

Pelaku pengerusakan mobil milik kepolisian tersebut masih berstatuskan mahasiswa.

Setidaknya sebanyak empat mahasiswa diamankan oleh Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel dikediamannya masing-masing.

Keempat mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa dari berbagai universitas yang berbeda di Palembang.

Baca juga: Mengapa Indonesia Bergantung Impor BBM dari Singapura, Padahal Ladang Minyaknya Saja tak Ada

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi, menjelaskan empat pelaku yang diamankan ini karena melakukan pengerusakan mobil dinas Provos dan Pamobvit.

Dikatannya dari empat yang diamankan satu tersangka dinyatakan reaktif Covid-19 dan saat ini berada di RS Bhayangkara Palembang.

"Dari empat yang diamankan ini, dari hasil tes kesehatan ada satu yang reaktif.

Ia dan ketiga remaja lainnya ini ikut merusak, sedangkan untuk yang mengambil rotator sedang kami cari," kata Suryadi.

Baca juga: 3 Kurir Narkoba Asal Aceh Sidang di Palembang & Dituntut 18 Tahun Penjara, Pengacara: Terlalu Berat

Keempat mahasiswa ini, diamankan setelah Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel melakukan penyelidikan dari aksi yang berakhir ricuh tersebut.

Keempat mahasiswa ini ikut melakukan pengerusakan terhadap mobil Pamobvit milik Polda Sumsel.

Setidaknya sudah ada delapan orang yang diamankan dalam pengerusakan mobil milik polisi.

Jatanras Polda Sumsel saat ini masih melakukan pengejaran teehadap 15 pelaku lain yang sudah teridentifikasi datanya. Mereka juga masih mahasiswa yang ikut melakukan pengerusakan mobil polisi.

Baca juga: 15 Desember 2020, Yahoo Groups Akan Tutup Usia di Umur 19 Tahun, Bagaimana Nasib Pengguna E-Mail?

"Kami mengimbau tersangka untuk menyerahkan diri. Apabila tidak menyerahkan diri, jangan salahkan kami bila kami tangkap.

Untuk keempat tersangka ini, kami kenakan pasal pengerusakan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," kata Suryadi.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved