Breaking News:

Demo UU Cipta Kerja

Video: Takut Dipolitisasi, DPRD Pagaralam Tak Ucapkan Deklarasi Penolakan UU Cipta Kerja

mahasiswa kecewa karena DPRD Pagaralam tidak melakulan deklarasi penolakan terhadap UU Omnibus Law yang diminta oleh mahasiswa.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Ahmad Helmi

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Pagaralam kembali menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Kota Pagaralam, Senin (12/10/2020).

Aksi ini merupakan aksi kedua setelah sebelumnya aksi yang sama digelar pada Kamis (8/10/2020).

Namun, karena saat aksi pertama mahasiswa tidak bisa menemui DPRD Pagaralam karena sedang Dinas Luar (DL), jadi mahasiswa kembali menggelar aksi lanjutan dan kali ini langsung diterima oleh anggota DPRD Pagaralam.

Saat mengelar aksi damai, mahasiswa memberikan enam tuntutan kepada DPRD Pagaralam untuk disampaikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Enam tuntutan diantaranya, yaitu mengagalkan UU Cipta Kerja serta menuntut pemerintah dan DPRD serius dalam penanganan Covid-19.

Pantauan Sripoku.com, tuntutan mahasiswa tersebut sudah diterima oleh DPRD Pagaralam.

Namun, mahasiswa kecewa karena DPRD Pagaralam tidak melakulan deklarasi penolakan terhadap UU Omnibus Law yang diminta oleh mahasiswa.

Korlap Aksi Damai Mahasiswa Pagaralam, Ivan, mengungkapkan kekecewaannya karena DPRD Pagaralam dianggar tidak mendengarkan suara dari rakyat.

Saksikan juga video pilihan berikut ini dan Subcribe Channel Youtube SripokuTV:

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved