Berita Sriwijaya FC

Centre Back Sriwijaya FC Dany Gondrong Salut dengan Semangat Gak Mau Kalah Laskar Wong Kito

Hal inilah yang berhasil membuat Tim Sriwijaya FC terhindari dipermalukan saat bertandang dalam Friendly Match ke kandang Badak Lampung FC

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ, HANDOUT
Centre back Sriwijaya FC Fatkhur Ari Kusumawardani alias Dany Gondrong 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Centre Back Sriwijaya FC Dany Gondrong mengaku salut dengan semangat gak mau kalah alias ngotot yang dimiliki skuat Laskar Wong Kito.

Hal inilah yang berhasil membuat Tim Sriwijaya terhindari dipermalukan saat bertandang dalam Friendly Match ke kandang Badak Lampung FC yang berakhir skor 2-2 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, 23 September 2020 lalu.

"Karena temen-temen gak mau kalahlah. Istilahnya gitu sehingga kita bisa ngebales ketertinggalan kita. Semangat akhirnya kita bisa begitu," ungkap Dany kepada Sripoku.com.

Dany juga membeberkan faktor dirugikan keputusan wasit sehingga membuahkan gol tendangan penalti lawan.

"Ada sebabnya sih. Yang pertama keputusan wasit. Ya kalau dianggap cuma alasan, salah satunya itu sih. Karena keputusan wasit juga yang kena penalti itu Terus yang seharusnya juga kita dapat penati. Makanya kita ketinggalan," beber Dany.

Menurut Dany yang pulang kampungnya ke Bekasi ini memang perlu dievaluasi supaya bisa lebih baik lagi,

"Ya Alhamdulillah kita bisa mengatasi. Cuma sebenarnya hasil akhir kita bisa imbang. Ya mungkin itu sih yang harus kita evaluasi ke depannya supaya bisa lebih baik lagi," ungkap Centre back yang bernama lengkap Fatkhur Ari Kusumawardani.

Pemain nomor punggung 24 mengaku meski saat ini rambutnya tidak lagi terlihat gondrong namun dirinya masih senang dan bisa dipanggil Dany Gondrong.

"Masih Dany Gondrong sih, masih. Ya kemarin motong rambutnya ke Barber," ucap Dany.

Dany yang keturunan Pacitan, Jatim mengaku memangkas rambutnya biar lebih rapi dan leboh enak dipandang.

"Diubah biar kelihatan lebih rapi aja sih," kata eks pesepakbola Persik Kediri.

Putra sulung dari 2 bersaudara pasangan Januri dan Nendy tertawa sambir nyengir ketika ditanya rambut ditipisi apa request pacar?

"Gak juga, kepingin motong aja," elak Dany.

Lemain rambut berkuncir kelahiran Jakarta, 2 Februari 1994 mengaku meski telah ditipisi, rambutnya masih tetap bisa dikuncir.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved