Breaking News:

Dua Tahun Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, Herman Deru Ajak Satker Introspeksi Diri

setidaknya dalam kurun waktu tersebut HDMY berhasil mengoleksi 89 penghargaan, baik daerah maupun nasional.

Editor: Refly Permana
humas pemprov sumsel
Herman Deru (kiri) dan Mawardi Yahya dalam acara peringatan dua tahun masa HDMY di Pemprov Sumsel. 

Herman Deru juga menyebut dalam menjalankan roda pemerintahan di Sumsel. Dirinya berupaya meciptakan suasana yang akan dan kondusif.

Oleh karena itu dia meminta jangan sampai ada tindakan yang justru menodai keharmonisan antara dirinya dengan Wagub H. Mawardi Yahya. Roda pemerintahan di Sumsel berjalan dengan baik tanpa isu-isu miring. Bekerja dengan serius dengan tetap pada rel yang benar sesuai aturan yang berlaku.

"Saya akrab sekali dengnan pak Mawardi. Ini salah satunya yang membuat kita nyaman bekerja. 50 persen kenyamanan karena kami akor," paparnya.

Terkait dengan realisasi dalam memperbaiki infrastruktur jalan di Sumsel, Herman Deru menyebut sesuai dengan target semua infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan provinsi akhir tahun 2020 ini 100 persen tuntas diperbaiki.

"Insya Allah infrastruktur kewajiban Pemprov Sumsel diakhri tahun ini bisa dikatakan tuntas diperbaiki," terangnya.

Acara peringatan dua tahun masa HDMY di Pemprov Sumsel.
Acara peringatan dua tahun masa HDMY di Pemprov Sumsel. (humas pemprov sumsel)

Menyingung 89 penghargaan yang dikoleksi dalam kurun waktu dua tahun memimpin Sumsel, Herman Deru mengaku bangga dan memberikan apresiasi karena yang paling terasa adalah pelayanan kepada masyarakat seperti adanya internet desa, rumah tahfidz, Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD), kemudian solidnya kerjasama antara TNI/Polri dalam mencipatkan kondisi Sumsel Zero konflik," imbuhnya

Ditempat ini gubernur juga mengingatkan OPD tidak ego sektoral dalam merealisasikan program provisi, namun harus tetap sejalan melalui koordinasi yang inten dengan pemerintah daerah Kabupaten/Kota.

"Kita harus satu visi dengan Kabupaten/Kota. Ketidak berhasilan Kabupaten/Kota menjadi ketidak berhasilan Provinsi. Maka jika ingin Provinsi Sumsel maju kita harus satu visi dan misi dan tidak boleh ego sektoral," tandasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved