Positif Covid19
Presiden AS Donald Trump Positif Covid-19, Ia Sering Mengolok-olok
Presiden AS Donald Trump terkonfirmasi positif terjangkit virus corona. Selama ini, Trump terkenal kontroversial dan mengolok-olok wabah pandemi ini
SRIPOKU.COM -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Di tengah keprihatinan, sikap kontroversi dan remeh atas ancaman wabah pandemi ini, menjadi sorotan.
Bukan hanya Trump yang dikabarkan terjangkit virus yang telah menginfeksi lebih dari 2 juta warga AS, tetapi juga istrinya Melania Trump dan ajudannya Hope Hicks dinyatakan positif Covid-19.
Donald Trump mengonfirmasi setelah mengungkap hasil tes yang diungkapkan akun Twitter resmi, Jumat (2/10). Berita ini menjadi sorotan, karena selama ini ia dinilai meremehkan dan menolak mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi.
Pada awal merebaknya virus corona di AS, Trump menganggap infeksi Covid-19 sama dengan flu biasa. Ia sering mempertontonkan tanpa memakai masker, sekalipun pemakaian masker merupakan anjuran utama dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mencegah penyebaran wabah pandemi ini.
Pada tanggal 13 September lalu, Trump menggelar kampanye dalam ruangan di Negara Bagian Nevada. Ribuan masa pendukung Trump sudah hadir bahkan dua jam sebelum acara dimulai.
Media melaporkan, kerumunan padat sebagian besar mengabaikan anjuran jaga jarak. Banyak di antara mereka juga tidak menggunakan masker.
Tindakan kontroversi Trump lainnya, pada awal Juli Trump secara resmi menarik AS keluar dari WHO. Pemberitahuan itu disampaikan ke PBB bahwa AS resmi keluar dari WHO sejak 6 Juli 2021.
Sebelum keluar dari WHO, Trump secara lebih dulu menarik dukungan finansial untuk organisasi tersebut. Trump menuduh WHO belakangan ini menjadi boneka China. Wabah virus corona pertama kali diketahui di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China bagian tengah.
Trump selama menyalah China yang bertanggung jawab atas penyebaran tak terkendali ke seluruh dunia. Namun China membantah tuduhan itu, bahkan sejak awal China menuduh AS-lah yang menyebarkan virus tersebbut.
Wartawan legandari Bob Woodward mengungkap bahwa Trump sengaja meremehkan pandemi corona. Wartawan yang melakukan liputan investagasi Skandal Wategate tahun 1970-an, menyebut Trump sengaja menggunakan strategi untuk meminimalkan bahaya ketika menyampaikan hal itu kepada masyarakat.
Dalam kesempatan lain, Trump mengakui bahwa dia sengaja meremehkan Covid-19. Menurut Trump, dia melakukan hal itu agar masyakarat tidak panik dan berupaya menghindari lonjakan harga kebutuhan dasar dan kesehatan.
Presiden AS Donald Trump diketahui terpapar Covid-19, Jumat (2/10) dinihari atau siang WIB. Bukan hanya Presiden Donald Trump yang dikonfirmasi terinfeksi, tetapi juga isterinya Melania Trump dan ajudannya Hope Hicks juga dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
Pemberitaa di media AS seperti The New York Times, seperti dikutip kompas.com, selain mengabarkan Trump dan istrinya positif, juga mengutip keterangan dari orang-orang di Gedung Putih, terkait gejala yang dialami presiden dan orang di sekitarnya.
Pemberitaan itu juga menyoroti Trump yang selama ini meremehkan ancaman virus corona. Trump disebut merasakan telah membawa virus corona ke lingkaran dalamnya. "Trump selama berbulan-bulan mengecilkan tingkat keparahan virus dan mengatakan pada jamuan politik pada Kamis malam bahwa "akhir pandemi sudah di depan mata," demikian dilansir The New York Times.
Hasil tes positif Trump ini, menurut pemberitaan tersebut, dapat menimbulkan kesulitan langsung bagi masa depan kampanyenya melawan mantan Wakil Presiden Joseph R Biden Jr. Pemilihan umum AS akan berlangsung 3 November 2020. "Bahkan jika Trump tetap tanpa gejala, dia harus mundur dari jalur kampanye dan tetap terisolasi di Gedung Putih untuk jangka waktu yang tidak diketahui."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/presiden-amerika-serikat-donald-trump.jpg)