Fakta-fakta Ulama Asal Madinah Syekh Ali Jaber, Istrinya Orang Lombok dan Kakeknya Asli Orang Jawa
Beginilah sepak terjang Syekh Ali Jaber sebagai pendakwah dalam menyiarkan Islam hingga ke Tanah Air.
Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
Sejak kecil Syekh Ali Jaber telah menekuni membaca Alquran.
Tak lain, ayahnyalah yang awalnya memotivasi Ali Jaber untuk belajar Alquran.
Dalam mendidik agama, khususnya Alquran dan shalat, ayahnya sangat keras, bahkan tidak segan-segan memukul bila Syekh Ali Jaber kecil tidak menjalankan shalat.
Keluarga Syekh Ali Jaber dikenal sebagai keluarga yang religius.
Di Madinah Syekh Ali Jaber memiliki masjid besar yang digunakan untuk syiar Islam.
Sebagai anak pertama dari dua belas bersaudara, Ali Jaber dituntut untuk meneruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.
Meski pada awalnya apa yang ia jalani adalah keinginan sang ayah, lama-kelamaan Syekh Ali Jaber menyadari itu sebagai kebutuhannya sendiri dan pada usia sebelas tahun, ia telah hafal 30 juz Alquran.
Syekh Ali Jaber juga pernah mengadakan Roadshow Muhasabbah Negeri pada tanggal 3 Oktober 2019 di Palembang.
Syaikh Ali Jaber, sapaan akrab dari Syaikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber.
Dia adalah salah seorang imam di masjid Nabawi, lahir di kota Madinah Al-Munawarah pada tanggal 3 Shafar 1396 H, bertepatan dengan tanggal 3 Febuari 1976.
Pendidikan formal dan informal, di Madinah:
Ia menjalani pendidikan, baik formal maupun informal, di Madinah.
Tahun 1410 H/1989 M, ia tamat ibtidaiyah, tahun 1413 H/1992 M tamat tsanawiyah, tahun 1416 H/1995 M tamat aliyah.
Tahun 1417 H/1997 M hingga saat ini ia mulazamah (melazimi) pelajaran-pelajaran Al-Qur’an di Masjid Nabawi, Madinah.
• Lafaz Adzan Solat Subuh, Iqomah, Bacaan Latin, Arti dan Cara Menjawab, serta Hikmah dan Doanya
Kehidupan Pribadi