Oknum RT di Palembang Ajak 5 Orang Bobol Toko di Pasar 16 Ilir, Ada yang Tutup CCTV, Matikan Listrik
Seorang oknum Ketua RT di kawasan Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan IT I, Palembang diamankan anggota Polsek IT I Palembang, Rabu (16/9/2020).
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang oknum Ketua RT di kawasan Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan IT I, Palembang diamankan anggota Polsek IT I Palembang, Rabu (16/9/2020).
Tersangka diamankan lantaran diduga terlibat dalam aksi membobol toko yang ada di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang.
Oknum RT ini diamankan bersama sejumlah rekannya dan ditengarai oknum RT ini berstatuskan otak dari aksi yang mereka jalankan.
• Cara Main Game Among Us untuk Para Pemula dan Tips atau Trik Jitu Mengetahui si Penjahat!
Waka Polsek Ilir Timur I Palembang, AKP WD Bernard SIK, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Alkap, mengatakan pihaknya berhasil menangkap tersangka pencurian yang sudah meresahkan pedagang di Pasar 16 Ilir Palembang.
Modus komplotan pencuri ini, yakni beraksi saat malam hari ketika pasar tutup dengan mematikan sekring listrik dan menutup CCTV serta menggunakan kunci palsu untuk membuka toko.
"Sebelum mencuri, tersangka terlebih dahulu mempelajari situasi toko dan keadaan saat sepi dan toko tutup, mereka beraksi," katanya.
• Beredar Foto Hoaks Balon Wabup Muratara Inayatullah Berduaan dengan Cewek di Dalam Mobil, Diedit
Dijelaskan Bernard, setiap beraksi, oknum ketua RT bersama anak buahnya sudah membagi tugas ada yang memesan kunci dan membuka gempok toko.
Ada yang mematikan listrik, menutupi CCTV, serta membawa dan menjual hasil curian.
"Empat anak buah oknum RT ini sudah kita amankan, tersisa satu yang masih buron," kata Bernard.
Bernard mengatakan, dari hasil pemeriksaan, tersangka sudah sering mencuri toko di pasar 16 llir, sebelum melakukan aksinya sudah direncanakan dengan kaki tangannya.
Lalu kelompok ini berbagi tugas.
• Viral Video Tim SAR Selamatkan Seorang Nelayan yang Terapung-terapung di Tengah Laut Selama 3 Hari
"Besar kemungkinan sudah sering beraksi mencuri mulai dari beras, pupuk, termasuk bahan pertanian dicuri tersangka," kata Bernarnd.
Terakhir komplotan maling ini beraksi minggu (26/07) sekitar jam 02.45 Wib, mereka membongkar toko pupuk pertanian.
"Akibat pencurian tersebut korban mengalami kerugian puluhan juta rupian hasil curian di di jual di seputaran Kenten,"bebernya.
Tersangka mengaku sudah 5 tahun jabat ketua RT di pasar 16 llir dan baru dua kali melakukan pencurian di wilayah kerjanya bersama 5 anak buahnya.
"Aku sudah 5 tahun jadi ketua RT disitu baru dua kali maling di pasar itu dengan kawan biasanya malam waktu toko tutup," kata tersangka.