Terdapat Klaster Baru Covid-19 Dikalangan ASN, Kabupaten Muba Batasi Perjalanan Dinas
Meningkatnya pasien Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan khususnya dari klaster Aparatur Sipil Negera (ASN).
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: adi kurniawan
Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni
SEKAYU, SRIPO— Meningkatnya pasien Covid-19 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan khususnya dari klaster Aparatur Sipil Negera (ASN).
Membuat Sekda Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi mulai membantasi perjalan dinas ASN yang ada untuk mencegah penularan Covid-19 di kalangan ASN Kabupaten Muba.
“Ya, saat ini kita lihat dari data yang ada tren Covid-19 bukannya menurun malah meningkat apalagi dengan adanya klaster baru."
"Oleh karena itu, dengan adanya peningkatan terutama pada kalangan ASN kita langsung melakukan rapat dalam mencegah penularan Covid-19 di Kabupaten Muba,”kata Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi.
• Jumlah Kasus Covid-19 Naik, 3 Kecamatan di OKU Timur Ini Kembali Belajar dengan Metode Daring
Lanjutnya, dari poin-poin rapat yang dilakukan seperti proses pencegahan dan penanggulangan, lalu menindaklanjuti soal edaran Menpan mengenai kondisi daerah pada saat pandemi Covid-19 ini.
Lalu penerapan Perbup no 67 mengenai kebijakan penerapan edukasi sekaligus sanksi bagi para pelanggar prokes.
“Memang kita akui pengawasan terhadap ASN saat ini sudah longgar, karena sesuai arahan dari pusat mengenai pemulihan ekonomi."
"Jadi, mulai hari ini kita kembali mengencangkan dengan pembatasan dan penerepan Prokes pada setiap kantor dan keseharian para pegawai honorer maupun ASN,”ungkapnya.
Disinggung mengenai adanya ASN yang keluar daerah tanpa izin, pihaknya akan segera membatasi hal tersebut.
“Ya, perjalanan dinas untuk para ASN ataupun pejabat yang ada akan kita batasi,” ujarnya.
• Mulai Besok Tahap 3 Cair Subsidi Gaji Karyawan, 3,5 Juta Pekerja Bakal Dapat Transferan
Seain itu dalam menurunkan angka penularan Covid-19, pegawai akan dicarikan opsi bekerja apakah akan kembali terapkan untuk bekerja bergantian seperti dahulu atau opsi lainnya.
“Lalu seluruh OPD akan melakukan Rapid tes masal dan tidak ada yang menolak, karena kita juga di untungkan oleh adanya Rapid Tes Anti Gen yang ada di Sekayu ini,”jelasnya.
Sebelumnya, Bupati Muba Dodi Reza Alex, menambahkan memasuki era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dirinya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Muba untuk terus mematuhi protokol kesehatan.
“Saya terus meminta Satuan Gugus Tugas untuk lakukan sosialisasi secara massif serta memberikan pemahaman dengan baik dan benar tentang protokol kesehatan."
"Libatkan seluruh komponen masyarakat sehingga tantangan tersebut menurutnya dapat dilalui dengan baik, Camat saya mita menjadi garda terdepan dalam pencegahan Covid-19,”ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sekretaris-daerah-pemkab-muba-h-apriyadi.jpg)