Breaking News:

Sumsel Maju untuk Semua

Herman Deru Minta OPD Siapkan Data Akurat Terkait Pemeriksaan dari Tim Auditor BPK RI

Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama tim auditor BPK RI Perwakilan Sumsel melakukan Entry Meeting pemeriksaan pendahuluan pendapatan daerah.

Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H Herman Deru saat menerima tim aouditor BPK RI Perwakilan Sumsel yang melakukan Entry Meeting, Kamis (3/9/2020) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama tim auditor Badan Pemeriksaan Keuangan atau BPK RI Perwakilan Sumsel melakukan Entry Meeting pemeriksaan pendahuluan pendapatan daerah tahun anggaran 2019-2020 (triwulan II) pada Pemprov Sumsel, di ruang rapat Gubernur Sumsel, Kamis (3/9).

HD meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bisa bekerjasama dan memberikan dukungan serta informasi dan data seakurat mungkin sehingga pemeriksaan tersebut dapat berjalan dengan baik.

 "Jika memungkinkan bisa dilakukan dengan tatap muka langsung. Yang jelas, data dan informasi terkait pemeriksaan ini disiapkan dengan akurat agar pemeriksaannya berjalan lancar," kata HD.

Terlebih, pemeriksaan tersebut akan terfokus juga terhadap pendapatan dari sektor pajak, khusunya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan BBNKB.

"Dengan pemeriksaan ini, nantinya kita bisa mengevaluasi jika ditemukan ketidaktertiban dan bisa langsung kita benahi sehingga tidak terjadi lagi kedepannya," tuturnya.

Saat ini, HD memang fokus meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak kendaraan. Salah satunya yakni dengan meberikan keringanan denda kepada wajib pajak terlambat membayar pajak kendaraannya.

Babi Hutan Jinak Dipelihara Warga dan Sempat Viral sudah Dilepas, Reno Enggan Komentar Banyak

Bantuan Covid-19 untuk Ponpes dan UKT Mahasiswa Lambat Terdistribusi, Herman Deru Tegur Jajarannya

DLH Muaraenim Tindak Lanjut Ledakan dan Semburan Minyak dari Pipa Pertamina di Desa Tanjung Muning

Selain untuk meningkatkan pendapatan daerah, hal itu dilakukan untuk memberi rangsangan agar masyarakat semakin tertib pajak.

"Masyarakat harus diberi rangsangan tersebut sehingga semakin tertib pajak," jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel Hari Purwaka mengatakan, pemeriksaan ini akan dilakukan selama 25 hari kedepan.

Dimana tujuannya antara lain untuk menilai sistem pengendalian internal dalam pengelolaan pendapatan daerah, menilai resiko proses dalam pengelolaan pendapan daerah. Lalu, menentukan sasaran dan strategi serta uji petik pemeriksaan terperinci.

Kemudian, melihat apakah pendapatan daerah tersebut sudah ditatausahakan atau dicatat secara tertib dan bisa dipertanggungjawabkan serta menilai apakah pendapatan daerah yang menjadi hak Pemprov Sumsel telah diterima tepat waktu, jumlah yang sesuai dengan undang-undang.

"Sebab itu kita melakukan pemeriksaan ini. Pendapatan daerah ini merupakan sumber dana pembangunan sehingga perlu dinilai apakah pengelolaannya memang telah sesuai ketentuan," pungkasnya. 

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved