Breaking News:

Advetorial

25 Tahun Setelah Tidak Ditanami Padi, Desa Jut 1 Sanga Desa Sukses Panen Raya Berkat Program SERASI

Setelah 25 tahun tidak bercocok tanam padi, Desa Jut 1 Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), kembali

SMK PP Sembawa
Setelah 25 tahun tidak bercocok tanam padi, Desa Jut 1 Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), kembali melakukan penanaman padi Varietas Inpari 34 dilahan seluas 150 Ha (Hasil Ukur Konsultan SID). 

“Petani Desa Jut 1 sangat antusias dengan program-program Kementerian Pertanian baik itu
Serasi maupun Kostratani, apalagi saat ini petani memiliki hasil yang lumayan, pendapatan
terendah petani Jut 1 dengan luasan 0,7 Ha dan produktivitas 1,2 Ton dengan harga beras
Rp. 9000 kurang lebih memperoleh 10,8 juta.

Perdalam Ilmu Pertanian, Siswa SMK PP Sembawa Kunjungi Petani Milenial Di Sungai Pinang Rambutan

 

Tim Handball SMK PP Sembawa Berhasil Menyabet Dua Mendali Ajang Porprov Prabumulih XII

Kemudian petani pendapatan terbanyak
dengan luasan 3 Ha dan produktivitas 14,8 Ton, kurang lebih pendapatannya sekitar 130
jutaan, sangat membanggakan sekali” tutur Dedi Damhudi, S.P., M.Si selaku Kordinator
Penyuluh BPP Sanga Desa.

Saat ini desa Jut 1 akan memasuki IP 300, sekarang sudah mulai persemaian dan olah tanah.

Petani akan kembali menanami dengan varietas Inpari karena dinilai sangat cocok tumbuh
di kawasan Kecamatan Sanga Desa.
Penggunaan Sistem tanam jajar legowo (Jarwo) pada arah barisan tanaman terluar memberikan ruang tumbuh yang lebih longgar sekaligus
populasi yang lebih tinggi.

Dengan sistem tanam ini, mampu memberikan sirkulasi udara
dan pemanfaatan sinar matahari lebih optimal untuk pertanaman, kemudian juga sangat
muda dalam proses pengendalian gulma.

“Ini adalah salah satu faktor mengapa kami memilih BPP Sanga Desa Sebagai BPP model Kostratani yang dicanangankan oleh pak Menteri Syahrul Yasin Limpo. Kedepan kami berharap tidak cuma desa Jut 1 yang mampu melakukan IP 300 melaikan setiap desa di
seluruh Kecamatan Sanga Desa. Ini semua mampu terwujud jika ada sinergi antara petani, penyuluh, serta aparat desa dan daerah berupaya membangun sektor pertanian untuk
pertanian yang maju mandiri dan modern” ucap Ir. Mattobi’i, M.P

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved