Berita Sriwijaya FC

Punya Kesan Merumput di PSMS, Derry Herlangga: Saya Tahu Karakter Anak-Anak Medan

"Kesiapan saya yang pasti sangat siap dan harus siap. Yang jelas siapapun lawan kita-kita harus siap," tegasnya.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Hendra Kusuma
Istimewa/handout
Punya Kesan Merumput di PSMS, Derry Herlangga: Saya Tahu Karakter Anak-Anak Medan 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Tidak mudah melawat ke Medan, sebab di Grup D bercokol tim-tim kuat dan menjadi lawan berat bagi Laskar Wong Kito, salah satunya tuan rumah PSMS Medan.

Menghadapi hal ini, Wing Back Sriwijaya FC Derry Herlangga mengakui, memiliki kesan pernah merumput di PSMS Medan sehingga tahu persis karakter Medan seperti apa.

"Kalo kesan ya kebetulan saya pernah main untuk PSMS Medan jadi saya tahu karakter medan seperti apa," ungkap Derry,  Senin (24/8/2020).

Meski tahu kekuatan dan karakter PSMS Medan, namun Derry Herlangga tetap mengingatkan, agar rekan-rekannya tetap mewaspadai tim lainnya penghuni grup D lainnya seperti Sulut United FC, Semen Padang, Persekat Tegal, Persijap Jepara.

"Tidak hanya PSMS Medan. Untuk lawan yang harus diwaspadai bagi saya semuanya harus diwaspadai karena semua tim akan menunjukan yang terbaik," ujarnya.

Derry yang berdinas di Batalyon Kesehatan 1/Yudha Krida Husada (Yon Kes 1/Kostrad) Ciluar, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyatakan siap kembali latihan bareng dan menghadapi kompetisi Liga 2 di Stadion Teladan Medan yang kick off 17 Oktober 2020.

Baginya, paling penting fokus latihan dan tidak melulu melihat kekuatan lawan tetap malah tidak mempersiapkan diri.

"Kesiapan saya yang pasti sangat siap dan harus siap. Yang jelas siapapun lawan kita-kita harus siap," tegasnya.

Bagi Derry menjaga fisik dan psikis sangat diperlukan. Maka itulah, untuk menghadapi kompetisi keras pada Oktober nanti, baru-baru ini, dia memiliki untuk mendaki Gunung Guntur, Kabupaten Garut pada peringatan HUT Ke-75 RI.

Derry mengaku ini merupakan pendakiannya yang ke-dua dna kalini ini mengajak istrinya yang juga atlet Pelatnas Asian Games cabor squash, bernama Catur Yuliana.

"Ini pendakian ke-dua saya. Selain dengan istri, saya ditemani dengan sahabat kecil saya. Kebetulan memang saya ambil cuti sekalian untuk pulang ke Palembang. Tapi karena diundur (latihan perdana SFC) jadi saya sekalian ajak istri untuk liburan dulu," jelas Derry.

Menurut dia, banyak hal yang didapatkan dari mendaki gunung bisa bercanda bersantai menikmati indahnya alam, selain menjaga fisik juga menjaga mood untuk menghadapi kompetisi.

Apalagi dengan membawa bekal yang dibawa banyak dari sayuran hingga tempe tahu baso dan sosis ditambah makanan ringan untuk nyemil selama pendakian.

"Masak di atas gunung membuat sayur sop tempe goreng dengan sambal bagi saya sangat nikmat sekali," ujar Derry.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved