Liga Champions
Jadi Pemain Terbaik di Final Liga Champions, Kingsley Coman Cuma Kalah dari Lionel Messi
Berduel di Estadio da Luz, pemain timnas Prancis itu berhasil mencetak satu-satunya gol pada laga pamungkas tersebut.
SRIPOKU.COM - Winger Bayern Muenchen, Kingsley Coman, menorehkan catatan apik usai dinobatkan sebagai Man of The Match pada laga final Liga Champions 2019-2020.
Kingsley Coman menjadi pahlawan kemenangan Bayern Muenchen atas Paris Saint-Germain pada laga final Liga Champions 2019-2020, Minggu (23/8/2020) atau Senin dini hari WIB.
Berduel di Estadio da Luz, pemain timnas Prancis itu berhasil mencetak satu-satunya gol pada laga pamungkas tersebut.
Memanfaatkan umpan silang Joshua Kimmich ke dalam kotak penalti, Kingsley Coman yang lolos dari pengawalan sukses memecah kebuntuan tim pada menit ke-59.
• Mirip Zidane, Hansi Flick Pelatih Ban Serep Ke-8 yang Menjuarai Liga Champions
• Bayern Muenchen, Tim Pertama Juara Liga Champions Tanpa Cela
• Kekalahan PSG Di Final Liga Champions Berujung Kerusuhan di Paris
Sundulan terukur Coman mengarah ke sudut gawang Paris Saint-Germain yang gagal dijangkau oleh sang kiper, Keylor Navas.
Gol Coman mengantar Bayern meraih gelar keenam mereka sepanjang keikutserataan di Liga Champions.
Pasca-pertandingan, Coman pun didapuk sebagai pemain terbaik alias Man of The Match pada partai puncak tersebut.
Dilansir BolaSport.com dari Squawka, Kingsley Coman kini menjadi pemain termuda kedua yang dinobatkan sebagai pemain terbaik di final Liga Champions sejak tahun 2000.
Coman masih berusia 24 tahun 71 hari ketika melakoni duel kontra PSG di partai final dini hari tadi.
Pemain jebolan akademi PSG itu hanya kalah dari megabintang Barcelona, Lionel Messi, yang menjadi Man of The Match di partai final Liga Champions ketika baru berusia 23 tahun pada 2011.
Kala itu, Messi membawa Barcelona juara Liga Champions 2010-2011 usai mengalahkan perlawanan Manchester United dengan skor 3-1.
Berlangsung di Wembley Stadium, La Pulga tampil memukau dengan menyumbang sebiji gol.
Dua gol Blaugrana lainnya dikemas oleh Pedro Rodriguez dan David Villa, sementara satu gol Setan Merah dicetak Wayne Rooney.
Selain itu, sebiji gol Coman ternyata juga menjadi gol ke-500 Bayern selama berpartisipasi di ajang Liga Champions.
Torehan 500 gol Die Roten membuat mereka menempati posisi ketiga sebagai klub pencetak gol terbanyak di Liga Champions.
Mereka masih tertinggal dari duo raksasa Liga Spanyol, Real Madrid dan Barcelona.
Real Madrid menjadi yang teratas dengan mengumpulkan 567 gol, sedangkan Barcelona menguntit di bawahnya dengan koleksi 517 gol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bayern-munchen-juara-liga-champions.jpg)