Inilah 8 Gejala Anak Demam yang Perlu Ditangani Dokter (1): Usia Anak di Bawah 6 Bulan
Seseorang dapat dikatakan mengalami demam ketika suhu badannya berada di atas angka antara 36-37 derajat Celsius.
SRIPOKU.COM - Panas tinggi atau demam adalah suatu kondisi saat suhu badan lebih tinggi daripada biasanya atau di atas suhu normal.
Suhu badan normal manusia pada umumnya berkisar antara 36-37 derajat Celsius.
Jadi, seseorang dapat dikatakan mengalami demam ketika suhu badannya berada di atas angka tersebut.
• Anak Demam, Pakai Paracetamol Atau Ibuprofen? Berikut Beda, Dosis, Cara Pakai dan Efek Sampingnya
• Inilah 5 Zodiak Paling Kecanduan Media Sosial: Scorpio adalah Stalker yang Handal
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Namun, suhu badan yang mencapai 37,5 derajat Celsius masih bisa disebut berada di ambang suhu normal sepanjang tidak memiliki kecenderungan untuk meningkat.
Demam pada umumnya akan terjadi ketika seseorang sedang mengalami gangguan kesehatan.
Gejala demam pada anak yang perlu ditangani dokter
Setelah berkenalan dengan demam, para orangtua sebenarnya tidak perlu terlalu panik ketika mendapati anak mengalami demam.
Pada kondisi demam tertentu saja anak-anak perlu mendapatkan penanganan dokter.
Melansir Buku Mencegah & Mengatasi Demam pada Balita (2001) oleh dr. M. C. Widjaja, mengetahui atau tidaknya penanganan dokter jika anak mengalami demam dapat dilihat dari tanda-tanda yang muncul, antara lain sebagai berikut:
1. Usia anak di bawah 6 bulan
Jika anak yang mengalami demam berusia di bawah 6 bulan, dengan alasan apa pun harus ditangani oleh dokter.
Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:
Sebaiknya hingga anak balita berusia 2 tahun, selalu dikonsultasikan atau ditangani oleh dokter bila mengalami demam.
Pasalnya, kondisi fisik anak di bawah 2 tahun apalagi 6 bulan masih tergolong sangat lemah, sehingga bila tidak segera ditangani oleh dokter dikhawatirkan akan membahayakan keselamatannya.
2. Mengalami gangguan pernapasan
Jika mengalami gangguan pernapasan, misalnya terlihat memburu dan tersengal-sengal, anak balita harus segera ditangani oleh dokter.
Anak balita yang napasnya terlihat memburu dan tersengal-sengal mungkin mengalami infeksi pada bagian dadanya, apalagi bagi anak balita yang baru saja terkena flu atau pilek.
Sementara itu, sebelum ditangani oleh dokter, usahakan pemberian minuman air putih hangat lebih banyak dari pada biasanya dan usahakan pula membuat ruang kamarnya menjadi lebih lembab.
Misalnya, dengan cara meletakkan panci yang berisi air panas, sehingga uapnya memenuhi ruangan dan dihirup oleh sang buah hati.

3. Sering BAB
JIka kerap buang air besar (BAB) atau terkena diare saat demam, anak perlu dilarikan ke dokter.
Apalagi, anak mengalami diare yang disertai dengan muntah-muntah.
4. Menolak makanan padat
Balita usia 6-12 bulan yang menolak makanan padat, besar kemungkinan mengalami radang tenggorokan.
Jangan paksakan anak menelan makanan padat (keras) apalagi bila diiringi demam.
Berikan saja anak susu sebagai pengganti makanan padat.
Selanjutnya, berikan obat penurun panas sesuai dengan aturan pakai yang ada pada kemasan.
JIka dalam waktu dua hari tindakan tersebut tidak menyembuhkan, anak perlu mendapat penanganan dokter. (Bersambung...)
Penulis: Irawan Sapto Adhi
SRIPOKU.COM
Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://health.kompas.com/ dengan Judul:
8 Gejala Demam pada Anak yang Perlu Ditangani Dokter
Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:
