Liga 2 2020

Muba Babel United Nilai Drawing Lebih Netral

"Drawing sistemnya. sesuai harapan kita ini lebih netral, lebih bisa diterima sama teman-teman tim yang lain," ungkap Haris

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Hendra Kusuma
kolase sripoku.com
Achmad Haris selaku Manajer Tim Muba Babel United mengapresiasi pembagian group untuk lanjutan kompetisi Liga 2 2020 bakal diundi sehingga lebih netral. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Manajer Tim Muba Babel United, Achmad Haris mengapresiasi pembagian grup untuk lanjutan kompetisi Liga 2 2020 bakal diundi sehingga lebih netral.

"Drawing sistemnya. sesuai harapan kita ini lebih netral, lebih bisa diterima sama teman-teman tim yang lain," ungkap Haris menanggapi Manager Meeting Liga 2 beberapa hari lalu.

Staf Khusus Bupati Musi Banyuasin Bidang Pemuda dan Olahraga ini, merasa senang sarannya direspon.

"Tadi kita sarankan, kita pertanyakan juga apakah tetap ikut zona barat-barat, atau Sumatera-Sumatera, atau Timur-Timur atau digabung. Ternyata saran kita tadi mereka merespon itu," kata Haris.

Nantinya sebanyak 24 klub Liga 2 yang akan mengikuti kompetisi akan mengikuti drawing sehingga tidak lagi ada zona barat dan timur.

"Digabung, barat, timur sudah tidak ada. Sama-sama jadi satu didrawing baru dapat dicombined tim barat dan timur. Jadi tidak ada lagi zona Sumatera, zona Jawa. Sekarang jadi satu semua untuk dicombined tadi," ujarnya.

Dalam gambaran skema lalu tadinya, Tim berjuluk Laskar Ranggonang berada di Grup 1 bersama para klub-klub yang memiliki nama besar dengan tradisi sepakbola nasional asal Sumatera.

Ada PSMS Medan (Sumut), Semen Padang FC (Sumbar), Sriwijaya FC, Muba Babel United (Sumsel), PSPS Pekanbaru dan AS Abadi Tiga Naga (Riau).

Cukup menarik dan bakal ditunggu publik sepakbola Sumsel tentu duel derby Sumsel, antara Sriwijaya FC bakal berhadapan dengan Muba Babel United. Pertandingan kedua klub tersebut awal musim ini juga sudah dinanti. Namun sayang kompetisi terhenti akibat pandemi Covid-19, 16 Maret lalu.

Derby juga di grup 1 ini akan terjadi antara PSPS Riau (Riau) dengan AS Abadi Tiga Naga (Riau).

Sementara itu, satu klub lain asal Sumatera, Badak Lampung FC harus keluar dari Grup 1 karena kuotanya hanya untuk enam tim saja. Badak Lampung bergabung di Grup 2, bersama lima klub lain yang musim lalu juga berada di Grup Barat. Yaitu Perserang (Banten), Cilegon United (Banten), PSKC Cimahi (Jabar), Persekat Tegal (Jateng) dan PSIM Yogyakarta (Yogyakarta).

Adapun grub 3 diramaikan enam klub yang awal musim ini berada di Grup Timur. Seperti Persigo Semeru (Jatim), Persis Solo (Jateng), PSCS Cilacap (Jateng), Putra Sinar Giri (Jatim), Persijap Jepara (Jateng) dan Kalteng Putra (Kalteng).

Untutk grup 4 ada Persiba Balikpapan (Kaltim), Mitra Kukar (Kaltim), Martapura FC (Kalsel), Sulut United (Sulut), Persewar (Papua), PSBK Biak (Papua). Sedangkan untuk venue skema awal Grup 1 bakal dilaksanakan di Sumatera.

Sementara itu, untuk grup 2 bakal dipertandingkan di Jawa Barat, Banten atau DI Yogyakarta. Kemudian Grup 3 bakal digelar di Jawa Tengah atau Jawa Timur. Lalu Grup 4 bisa dilaksanakan di Kalimantan Timur atau Sulawesi.

Kompetisi Liga 2 2020 bakal dilaksanakan 16 Oktober nanti dan laga final 28 November mendatang. Namun masih harus menunggu jadwal resmi dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator Liga 2.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved