Breaking News:

Tanjung Enim Kota Wisata

Progres Pembangunan Museum Batu Bara Capai 95 Persen, Replika Kereta Api Diujicoba Operasional

Untuk memastikan Replika Kereta Api beroperasi dan berfungsi dengan baik, Tim Tanjung Enim Kota Wisata melakukan uji coba operasional berkeliling.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/Ardani Zuhri
Sejumlah karyawan PTBA saat naik replika kereta api Museum Batu Bara di Tanjung Enim Kabupaten Muaraenim Provinsi Sumsel. 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Untuk memastikan Replika Kereta Api beroperasi dan berfungsi dengan baik, Tim Tanjung Enim Kota Wisata melakukan uji coba operasional berkeliling dalam gedung Museum Batubara di Tanjung Enim tepatnya di eks BDN Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Rabu (5/8/2020).

"Saat ini, progres pembangunannya mencapai 95 persen, tinggal finishing saja," kata Ketua Tanjung Enim Kota Wisata Suhedi didampingi oleh Ketua Tim Teknis Budi Lesmono.

Menurut Suhedi, progres pembangunan museum batu bara sudah mencapai 95 persen dan sesuai dengan progres. Semua manike tambang sudah sampai dan sudah kita letakan di tempatnya masing-masing, tinggal finishing.

Begitu juga, dengan replika kereta apipun sudah dipasang diatas relnya dan telah dilakukan uji coba.

Dr Alamudin Tergun, Orang Prabumulih Pertama Jadi Dokter dan Pendiri Museum Anatomi UI

Kecelakaan Speedboat di Banyuasin: Sania Tengah Hamil Besar Hilang Tenggelam Bersama Suaminya

Hadiri Groundbreaking, Gubernur Herman Deru Bantu Pembangunan Gedung Baru Mapolda Sumsel

"Kita lakukan uji coba ini, untuk melihat dimana kekurangannya sehingga bisa disempurnakan lagi sebelum dibuka untuk umum," jelas Suhedi.

Dikatakan Suhedi, untuk panjang lintasan track kereta api sepanjang sekitar 210 meter. Nantinya para pengunjung bisa berkeliling museum batubara suasana tambang bawah tanah selama sekitar 15 menit dengan lima titik pemberhentian.

Di setiap titik pemberhentian nanti ada penjelasan yang bisa didapat dari guide, tentang proses penambangan batu bara khususnya tambang bawah tanah.

Dan ini akan menjadi wisata edukasi bagi masyarakat tentang tambang batubara yang akan melengkapi objek wisata yang ada di kabupaten Muaraenim khususnya di Tanjung Enim untuk menjadikan Tanjung Enim sebagai Kota Tujuan Wisata benar-benar terwujud.(ari)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved