Korban Kekerasan Seksual Waria

Awal Mula Seorang Remaja di Palembang Jadi Korban Kekerasan Seksual Waria di Malam Idul Adha, Trauma

Pasalnya, pada momen itulah, remaja pria yang usianya masih belasan tahun ini menjadi korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan tiga orang waria.

Editor: Refly Permana
Grafis: sripoku.com/anton
Ilustrasi seorang waria. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jumat (31/7/2020) malam masih begitu hangat kesan Idul Adha 1441 H.

Namun, bagi seorang remaja pria di Palembang ini, justru menjadi musibah yang akan sulit ia lupakan.

Pasalnya, pada momen itulah, remaja pria yang usianya masih belasan tahun ini menjadi korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan tiga orang waria.

Selain mendapat perlakuan tidak senonoh, korban juga kehilangan handphone yang dirampas para pelaku.

Video: Terungkap Tanggal Pernikahan Aurel Dan Atta Halilintar, Ingin Dirayakan Seluruh Dunia

Dikatakan korban Sabtu (1/8/2020), kejadian bermula pasca dirinya usai mengantar pacarnya pulang ke kawasan Kecamatan Kemuning, Palembang.

Ia lalu memutuskan melewati Jalan Merdeka dan menuju kawasan Pasar 26 Ilir Palembang untuk selanjutnya pulang ke rumah.

Namun, di sanalah kejadian naas itu terjadi.

Saat hampir keluar lorong yang berada di Jalan Merdeka tersebut, tiba-tiba dari arah belakang korban dikejutkan dengan tangan seseorang yang langsung memiting lehernya.

Tubuh korban juga didorong dan disandarkan pada tembok lorong tersebut.

Lina Takut Rizky Febian Sakit Hati Lalu Sembunyikan Bayinya, Anak Sule Kecewa: Aku Gak Dikasih Tau

Ketiga pelaku tersebut kemudian langsung melakukan aksi bejatnya terhadap korban.

"Sekitar 30 menit kemudian mereka baru melepaskan saya. Tapi sebelumnya mereka sudah merampas handphone saya," ujarnya.

Saat kabur ketiga pelaku langsung lari dan berpencar.

Dua orang berlari ke arah gedung sekolah dan satu pelaku lagi langsung melambaikan tangan ke arah pengemudi sepeda motor jenis Scoopy yang diduga sudah menunggu dari kejauhan.

"Motor itu nunggu diseberang jalan dan langsung dipanggil sama banci yang satunya," ujar dia.

Korban mengaku begitu sedih bila mengingat peristiwa mengerikan yang sudah dialaminya.

Bahkan bocah tersebut kehilangan nafsu makan dan sulit tidur sebab terus teringat peristiwa yang sudah dialaminya.

"Iya trauma sekali," ujar korban dengan mata berkaca-kaca menahan tangis.

Seorang Remaja di Palembang Korban Kekerasan Seksual Waria, Hp untuk Belajar Daring Juga Dirampas

Sementara itu, ayah kandung korban mengaku sangat tidak terima dengan peristiwa yang menimpa anak pertamanya tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved