Liga Spanyol

Gareth Bale Ingin Bertahan di Real Madrid meski Ada Bahaya Menanti

Bale terus dirumorkan akan meninggalkan Real Madrid menyusul sikap pelatih Zinedine Zidane yang tidak memainkannya di beberapa laga

Editor: Adrian Yunus
https://www.90min.com/
Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo. 

SRIPOKU.COM - Gareth Bale telah menyatakan keinginannya untuk bertahan di Real Madrid.

Keinginannya itu ia sampaikan pada pelatih timnas Wales, Ryan Giggs.

Bale terus dirumorkan akan meninggalkan Real Madrid menyusul sikap pelatih Zinedine Zidane yang tidak memainkannya di beberapa laga terakhir.

Sebelum musim 2019-2020 berakhir, Bale tidak bermain satu menit pun di tujuh laga terakhir Real Madrid.

Penampilan terakhirnya adalah saat Madrid melawan Real Mallorca pada 25 Juni 2020.

Timo Werner Datang, Striker Veteran Chelsea Siap Bikin Pusing Frank Lampard

Beratnya Jadi Pelatih Chelsea, Dulu Cuma Finis Keempat Bisa Ditendang ke Siberia

Pemain AC Milan Tak Maksimal, Siap-siap Nyawa Melayang di Tangan Zlatan Ibrahimovic

Itu merupakan pertandingan ke-12 sekaligus terakhir bagi Bale, di mana ia bermain sebagai starting di Liga Spanyol.

Perilaku pemain 31 tahun itu selama duduk di bangku cadangan juga jadi perbincangan hangat dan menuai banyak kritik.

Saat Madrid menang 2-0 atas Alaves di pekan 35 Liga Spanyol, Bale asyik tidur di bangku cadangan sambil menggunakan masker sebagai penutup mata.

Di pekan berikutnya, Bale kembali berulah karena tertangkap kamera memainkan gulungan tisu dan bertingkah konyol.

Terakhir ia menjadi sorotan saat terlihat terpinggirkan di acara perayaan Madrid saat menerima trofi Liga Spanyol di lapangan.

Namun menurut laporan Mirror, Bale diketahui bercerita pada staf dan rekan setimnya di timnas Wales, termasuk Ryan Giggs, bahwa ia tak ingin pergi dari Madrid.

Bale adalah idola baru di timnas Wales, terutama saat ia lewati rekor legenda Ian Rush dengan 33 golnya di 83 laga.

Mantan pemain Southampton itu bahkan menjadi bintang dan memainkan peran penting saat Wales berhasil ke melaju hingga semifinal Piala Eropa 2016.

Namun kondisinya yang mulai jarang bermain di Real Madrid akan membuatnya kurang persiapan jelang gelaran Piala Eropa 2020 yang akan diselenggarakan pada 2021 mendatang.

Sebelumnya Bale juga kesulitan dalam laga kekalahan melawan Kroasia dan Hungaria pada Juni 2019 karena kurangnya waktu bermain di Madrid.

Halaman
12
Sumber: SuperBall.id
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved