PULAU SERAM di Maluku Diguncang Gempa Magnitudo 5,4 Skala Richter, Warga Panik Cari Tempat Terbuka

Pulau Seram diguncang Gempa 5,4 skala richter, warga yang merasa ketakutan berhamburan keluar rumah

Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi gempa bumi. 

SRIPOKU.COM - Diguncang gempa berkekuatan 5,4 skala richter warga di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, panik dan berhamburan keluar rumah.

Wilayah tersebut di guncang gempa magnitudo pada, Kamis (30/7/2020).

Ilustrasi gempa bumi.
Ilustrasi gempa bumi. (SRIPOKU.COM/ANTON)

Melansir dari laman Kompas.com, “Sangat kuat getarannya, warga di sini panik dan lari keluar dari dalam rumah menuju lokasi terbuka,” ujar Dino Arey, salah sau warga Bula saat dihubungi dari Ambon.

Karena panik dan takut adanya gempa susulan, warga baru berani kembali ke rumah setelah beberapa menit berlalu.

Saat ini aktivitas warga di wilayah itu telah normal kembali. “Tadi kami sempat berdiri di luar , takut jangan sampai ada gempa susulan. Tapi saat ini sudah balik lagi beraktivitas,” ujarnya.

Muba Larang Warga Gunakan Kantong Plastik Sekali Pakai Untuk Bungkus Daging Kurban

Tinggalkan Cristiano Ronaldo, Ciro Immobile Ancam Rekor Gonzalo Higuain di Liga Italia

Inilah 4 Kebiasaan Tanpa Disadari Bisa Merusak Kulit Wajah: Tidur Tengkurap atau Menyamping

Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Daging Sapi di Palembang Naik, Rp 140 Ribu Per Kilo

Dihubungi secara terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seram Bagian Timur, Usman Keliobas menjelaskan sejauh ini belum ada laporan kerusakan fasilitas umum dan rumah warga akibat gempa di wilayah tersebut.

“Sejauh ini belum ada laporan kerusakan yang kami terima, mudah-mudahan tidak ada kerusakan,” kata Usman.

Ia mengakui gempa yang mengguncang wilayah tersebut cukup kuat diraskaan getarannya di Kota Bula dan sekitarnya sehingga membuat warga berhamburan ke lokasi terbuka.

“Memang kuat dirasakan dan warga sempat keluar rumah, tapi saat ini sudah normal lagi,” ujarnya.

Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon menyebut gempa yang terjadi pada Pukul 09.51 WIT itu berpusat di laut seram dengan titik gempa berada pada koordinat 3,42 lintang selatan dan 131,14 bujur timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 77 km arah tenggara Kota Bula, Seram Bagian Timur, pada kedalaman 11 km.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin mengatakan, gempa dirasakan warga di wilayah itu dengan skala III MMI.

Meski gempa dirasakan kuat, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. “Gempanya tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved