Daging Kurban Sebaiknya Jangan Diolah Jadi Sate, Ini Penyebabnya
Executive Chef Aprez Catering by Amuz Group Chef Stefu Santoso menjelaskan, daging kurban yang baru dipotong masih sangat segar sehingga tidak bisa
SRIPOKU.COM -- Hari Raya Idul Adha akan tiba, dalam hitungan hari lagi.
Artinya tak lama lagi, hewan kurban akan dipotong, kemudian dibagikan ke masyarakat.
Banyak yang sudah merencanakan, untuk mengelolah daging sapi dan kambing.
Namun biasanya masyarakat, memilih mengelolah daging hewan kurban, dengan membuat sate.
Namun ternyata, hal itu tidak disarankan. Apa sebabnya?
• Jawaban Soal Pengajar Jalanan: Pesawat Terbang TVRI Belajar dari Rumah Rabu 29 Juli 2020 SMP
• Gaji ke-13 Sudah di Depan Mata, Para PNS Bisa Bernafas Lega, Ada 6 Tunjangan Lain di Luar Gaji Pokok
Executive Chef Aprez Catering by Amuz Group Chef Stefu Santoso menjelaskan, daging kurban yang baru dipotong masih sangat segar sehingga tidak bisa langsung dikonsumsi karena teksturnya masih keras.
Diperlukan waktu untuk proses aging atau pelayuan sehingga tekstur daging menjadi lebih empuk.
"Untuk dijadikan sate saya tidak rekomen karena akan keras," kata Chef Stefu dalam sesi kulwap media, beberapa waktu lalu, seperti dikutip dari Kompas.com.
Agar tidak terlalu keras, daging bisa dibungkus terlebih dahulu dengan daun pepaya.
Namun, tidak dianjurkan dilakukan terlalu lama karena bisa memunculkan rasa pahit.
• Jawaban Soal SD 4 5 6 Apa Saja yang Dapat Kita Lakukan untuk Memperbaharui Sumber Daya Alam?
• Ramalan Bintang Rabu 29 Juli 2020: Aries Merasa Ragu-ragu Hari Rabu Ini
Pengolahan selain sate Chef Stefu menyarankan agar daging kurban diolah dengan metode wet cooking atau metode makanan dimasak dengan menempatkannya pada air panas atau terekspos uap panas.
Metode ini bisa membuat serat-serat daging menjadi lebih empuk untuk dikonsumsi.
"Cara terbaik adalah dimasak dengan cara stewed (direbus) atau wet cooking, atau masak dalam jangka waktu tertentu dengan menggunakan rempah-rempah," ujar President of Association of Culinary Professionals ini.
Beberapa menu yang bisa dicoba antara lain sop, gulai, tongseng, dan lainnya.
• Dafa Butuh Lidi Tekan Tombol On/Off Agar Bisa Ikut Belajar Online
• Dafa Butuh Lidi Tekan Tombol On/Off Agar Bisa Ikut Belajar Online
Untuk daging kambing, misalnya, menu lainnya yang juga bisa dicoba adalah "lamb kofta", di mana daging kambing giling diberi bawang bombai dan bawang putih cincang, daun ketumbar cincang, hingga jinten bubuk kemudian dibuat menjadi masakan mirip perkedel.
"Aduk semua bahan jadi satu, dibentuk bulat sesuai ukuran yang diinginkan kemudian panggang di atas pan dengan panas sedang hingga matang," ucapnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hindari Mengolah Daging Kurban Jadi Sate, Ini Alasannya",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/daging-kurban_20180822_165851.jpg)