Berita Muba Babel United

Gelandang Serang Muba Babel United Yogi Rahardian Mengaku Sering Teriak-teriak Sambil Memaki-maki

Yogi yang malang melintang di tim nasional Indonesia beragam kelompok umur mengaku hanya menghabiskan watu dua jam

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
Dok Pribadi
Gelandang Serang Muba Babel United Yogi Rahardian bermain game online. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Untuk mengisi waktu luang dan menepis kebosanan, Gelandang Serang Muba Babel United Yogi Rahardian bermain game online bareng teman-temannya.

Lebih serunya, meski bermain di kamar, Yogi pemain yang mengenakan kostum nomor punggung 7 ini sering teriak-teriak sambil memaki-maki.

"Ya aku suka main game online PUBG sama mobile legend. Beginilah mainnya, teriak teriak mainnya kalo lagi seru.

Namola penghuni kebun binatang keluar semua," ungkap Yogi kepada Sripoku.com.

Pilu Hati El Barack Lihat Jessica Iskandar Ditinggal Richard Kyle, Sedih Kini Tak Lagi Panggil Daddy

Menurut Yogi yang kelahiran 27 Oktober 1995 dan berasal dari Desa Teluk, Musi Banyuasin ini permainan ini sekadar seru-seruan saja sebagai hiburan di rumah.

"Di rumah di kamar. Kan gak perlu terlalu sering. Jadilah untuk hiburan. Sangat menghibur," kata mantan pemain Mitra Kukar.

Yogi yang malang melintang di tim nasional Indonesia beragam kelompok umur mengaku hanya menghabiskan watu dua jam berman game online ini dalam seharinya.

"Kalau PUBG mentok di ace. Mobile legend sudah sampai matick. Paling dua jam sehari. Sebenarnya main bareng kawan jadi seru-seruan saja," ujar Yogi.

Baru-baru ini Yogi mengungkapkan obsesinya mendirikan SSB (Sekolah Sepakbola) untuk menularkan ilmu dan pengalamannya serta memotivasi generasi penerusnya di tanah kelahiran Musibanyuasin.

Selain ingin mengangkat potensi berbakat di Bumi Serasan Sekate, pria pengantin yang baru enam bulan menikahi Valenta Andani pada bulan Januari 2020 juga memiliki tujuan mempersiapkan diri untuk nantinya memiliki aktivitas termasuk menjadi pelatih nantinya.

Menurut alumnus SYSA Muba ini, kompetisi harus berjalan untuk mendukung persiapan Indonesia menghadapi pelaksanaan Piala Dunia U-20 tahun depan.

Yogi merupakan talenta binaan Sumsel. Jejaknya bersama tim muda SFC atau tim Sumsel nyaris tidak terekam, karena dia lebih banyak bermain di Mitra Kukar.

Namun, sebagai pemain potensial, bakatnya tercium pemandu bakat baik Sumsel dan luar Sumsel sejak lama.

Hal itu terlihat saat dia bergabung dengan Sekayu Youth Soccer Academy (SYSA). Dari SYSA, karier Yogi menanjak dengan memperkuat Persimuba U-15 dan U-18.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved