Dulu Negara Ini Kaya Raya, Foya-Foya Gunakan Uang Dolar untuk Kertas Toilet, Kini Miskin Bak Dikutuk

7 Fakta Negara Kecil Terkaya di Dunia yang Mendadak Miskin, Foya-Foya Pakai Dolar untuk Tisu Toilet

Penulis: Tria Agustina | Editor: Sudarwan
news.com.au
Inilah fakta-fakta seputar Negara Nauru yang dulunya merupakan negara terkaya kini mendadak miskin 

SRIPOKU.COM - Nauru adalah sebuah pulau yang memiliki luas sekitar delapan setengah mil persegi dengan populasi penduduknya kurang lebih sekitar 10.000 orang. 

Letaknya ada di Pasifik Selatan, berada di tengah-tengahnya antara Australia dan Hawai.

Nauru merupakan sebuah negara kepulauan di Mikronesia di Pasifik Tengah.

Nauru menjadi negara terkecil di Pasifik Selatan dan negara bagian ketiga terkecil menurut wilayah di dunia, hanya di belakang Vatikan City dan Monaco.

Nauru merupakan sebuah pulau kecil di Samudra Pasifik dengan luas hanya 21 kilometer persegi.

Negara ini memiliki sejarah yang bertingkat.

Penduduk negara Nauru bisa dikatakan kaya raya karena pernah menghamburkan uangnya yang digunakan sebagai tisu toilet.

Namun, sikap foya-foya yang dilakukan penduduk Nauru ini tak bisa lagi dilakukan.

Bak kena karma, kini penduduk Nauru justru menjadi melarat karena kebiasaan foya-foya mereka di masa lalu.

Berikut fakta seputar pulau Nauru yang telah dirangkum Sripoku.com.

Selain Venezuela, 5 Negara yang Tadinya Kaya Ini Akhirnya Bangkrut dan Jatuh Miskin, Ini Penyebabnya

 

Dulu Kaya Raya, Sekarang Meralat, Karma Penduduk Negara ini Akibat Foya-Foya Pakai Dolar untuk Tisu Toilet
Dulu Kaya Raya, Sekarang Meralat, Karma Penduduk Negara ini Akibat Foya-Foya Pakai Dolar untuk Tisu Toilet (Google)

1. Keindahan Nauru

Ini adalah negara terkecil di Pasifik Selatan dan negara terkecil ketiga berdasarkan wilayah di dunia.

Nauru awalnya dihuni oleh orang-orang Mikronesia dan Polinesia selama setidaknya 3.000 tahun, yang terisolasi kecuali dari pelaut atau narapidana yang melarikan diri, sampai akhir abad ke-19 ketika dianeksasi dan diklaim sebagai koloni oleh Kekaisaran Jerman.

Bangsa Eropa segera menemukan deposit fosfat dan pulau kecil itu menjadi tambang terbuka, dieksploitasi oleh kekuatan kolonial asing.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved