Sopir Truk Ini Mencabuli Anak Tirinya, Lalu Dinikahkan dengan Pria Disabilitas, Gini Kronologinya

Entah apa yang merasuki seorang ayah yang tega mencabuli anak tirinya sendiri selama dua tahun terakhir.

Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi pencabulan terhadap anak 

SRIPOKU.COM -- Entah apa yang merasuki seorang ayah yang tega mencabuli anak tirinya sendiri selama dua tahun terakhir.

Pelaku berinisial S (39) yang merupakan sopir truk ini tega mencabuli anak tirinya sendiri, mirisnya lagi sang anak pun dinikahkan dengan seorang pria penyandang disabilitas untuk menutupi perbuatan bejatnya selama ini.

Pelaku pencabulan S sendiri merupakan warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan akhirnya terungkap.

Alih-alih menikahkan putrinya dengan pria yang usianya terpaut 33 tahun, ia ternyata diam-diam telah mencabuli anak tirinya, SF (12) selama dua tahun.

Beruntung, aksi pelaku diketahui oleh polisi yang curiga dengan pernikahan yang sempat viral tersebut.

Kepada polisi, S pun mengakui semua perbuatannya kepada sang anak tiri.

Ia rupanya telah mencabuli korban sejak dua tahun lalu, saat korban masih berusia 10 tahun.

Update Covid-19 11 Juli Kini Tembus 2.604 Pasca Penambahan 36 Kasus Baru, Meninggal Bertambah

Kepergian Yuyun Duka Mendalam untuk Tetangganya, Sosok yang Ramah dan Suka Membantu Pedagang

Saat Autopsi Jenazah Covid-19, Dokter Temukan Sesuatu Hampir di Setiap Organ Tubuh

Bahkan, S masih sempat melampiaskan nafsu bejatnya pada SF sebelum sang anak dinikahkan dengan pria penyandang disabilitas tersebut.

Dilansir dari TribunPinrang.com, polisi pun akhirnya mengamankan S atas perbuatan bejatnya itu.

S ditangkap polisi di kediamannya saat beristirahat usai bekerja sebagai sopir truk.

Kasatreskrim Polres Pinrang AKP Dharma Nagara mengatakan, S melakukan pencabulan terhadap anak tirinya sejak tahun 2018.

Namun, aksinya baru ketahuan pada bulan Juni 2020.

Perbuatan itu terbongkar saat korban berterus terang kepada ibu kandungnya, AS.

"Hasil dari penyelidikan tim menyatakan bahwa peristiwa itu terdapat kejanggalan bahwa S telah mencabuli anak tirinya," kata AKP Dharma Nagara.

Masih dikatakan AKP Dharma Nagara, pernikahan itu merupakan motif ayahnya untuk menutupi aksi bejatnya.

Pernikahan terpaut 32 tahun di Pinrang, Sulawesi Selatan, ternyata mempelai pria merupakan korban pencabulan ayah tirinya.
Pernikahan terpaut 32 tahun di Pinrang, Sulawesi Selatan, ternyata mempelai pria merupakan korban pencabulan ayah tirinya. (istimewa)
Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved