Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Perpustakaan Sejumlah Sekolah di Palembang Terbengkalai Pasca 5 Bulan Belajar di Rumah, Buku Berdebu

Perpustakaan sekolah di Palembang ikut terbengkalai saat pandemi Covid-19 atau Virus Corona seperti ini.

SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Ilustrasi perpustakaan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Perpustakaan sekolah di Palembang ikut terbengkalai saat pandemi Covid-19 atau Virus Corona seperti ini.

Banyak buku yang tak terurus, berdebu, bahkan rusak karena tidak tersentuh.

Hal ini dikarenakan sudah hampir lima bulan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak dilakukan di sekolah melainkan melalui dalam jaringan (daring), lagi lagi karena pandemi Covid-19.

Ciptakan Terobosan Demi Berdayakan Petani Karet, Inovasi Bupati Muba Dodi Reza Alex Pukau Dewan Juri

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palembang, Bahrin, mengatakan meski pembelajaran dilaksanakan secara daring dimasa pandemi Covid-19 ini, hendaknya buku di perpustakaan dijaga dan dirawat oleh pengelola perpustakaan.

"Jangan sampai terbengkalai berdebu bahkan rusak. Sayang kan jadinya kalau buku itu tidak terawat," katanya, Rabu (8/7/2020).

Dia meminta, khususnya kepada SMP, SMA dan SMK di bawah naungan Yayasan PGRI Palembang untuk selalu merawat perpustakaan sekolah.

"Meski tidak ada yang berkunjung setidaknya pengelola perpustakaan dapat melaksanakan tugasnya, bisa membagi tugas piket untuk merawat perpustakaan sekolah agar tidak terbengkalai," ujarnya.

Tambahan 63 Kasus Covid-19 di Sumsel, 38 Palembang 11 Murarenim 8 OI 3 Pagaralam 2 Banyuasin

"Perpustakaan bukan hanya untuk mengumpulkan dan menyimpan buku mata pelajaran (mapel), buku cerita, novel dan lainnya.

Tetapi dengan adanya perpustakaan diharapkan dapat membantu peserta didik menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya," jelasnya.

Kalau saat pandemi Covid-19 seperti ini terbengkalai dia menakutkan pada saatnya nanti kegiatan pembelajaran apanila sudah bisa dilaksanakan kembali buku yang ada di perpustakaan tidak dapat dipakai kembali karena tidak terawat, seperti di makan rayap atau rusak dan sebagainya.

"Perpustakaan sekolah kan banyak fungsinya, seperti untuk mengembangkan minat peserta didik agar dapat memelihara dan memanfaatkan bahan bacaan secara tepat dan meletakkan dasar-dasar ke arah belajar mandiri," katanya.

Untuk itu dirinya meminta kepada Kepala Sekolah di bawah naungan PGRI, bisa memberikan tugas kepada pengelola perpustakaan sekolahnya agar selalu rajin menyusun dan menata buku di perpustakaan sekolah. Walau saat ini perpustakaan vakum karena pandemi Covid-19.

Tingkatkan Performa Jelang Liga 2, Manajemen Sriwijaya FC Akan Rekrut Pemain Bintang, Siapakah DIa?

"Perintahkan kepada pengelola perpustakaan sekolah untuk menata buku dan merawat perpustakaan secara bergantian melalui tugas piket, kalau perpustakaan terjaga kan bagus untuk sekolah juga.

Yang terpenting buku-buku memang harus dirawat secara rutin agar tidak rusak atau dimakan rayap," tutupnya. 

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved