Bakar Mobil, Warung, Hingga Toko Sepatu, Pria yang Kena PHK Perusahaannya Ini Sebut Keisengan Semata

tersangka tidak hanya membakar mobil milik seorang warga, tetapi juga membakar warung hingga toko sepatu.

Tayang:
Editor: Refly Permana

SRIPOKU.COM - Bermula dari laporan seorang pria mengenai mobilnya yang dibakar oleh seorang yang tak dikenal, polisi akhirnya menangkap seorang pria berinisial AB (25).

Setelah dilakukan interogasi, terungkap tersangka tidak hanya membakar mobil milik seorang warga, tetapi juga membakar warung hingga toko sepatu.

Total, ada tujuh objek yang dibakar tersangka, dimana ia sebut aksinya itu hanya keisengan lantaran kena PHK dari perusahaan.

Pasca Soroti Perubahan Tubuh Lucinta Luna, Kini Abash Kaget Lihat Wajah Pacarnya, Berubah Manglingi!

Kasus pembakaran mobil milik Beni Setia Budi (34) di sebuah tempat parkir tanah kosong di Jalan Gunung Karang, Denpasar, Bali akhirnya terungkap.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, AKP H Andi Muh Nurul Yaqin, mengatakan tersangka dengan inisial AB (25) membakar mobil tersebut karena iseng.

Pelaku disebut iseng karena kecewa diberhentikan dari tempat kerja saat ada wabah Virus Corona atau Covid-19. Pelaku sebelumnya bekerja di sebuah toko, di Jalan Imam Bonjol, Denpasar.

Anehnya, mobil yang dibakar itu tak ada kaitannya dengan eks bos atau tempat kerja sebelumnya.

"Dia iseng saja bakar ke tempat orang lain. Tersangka melampiaskan kekecewaannya karena diberhentikan dari tempat kerja.

Selama musim Virus Corona ini, dia tidak kerja lagi," kata Yaqin, dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7/2020).

Yaqin mengatakan, tersangka mengaku telah membakar 7 objek yang berbeda.

Mendikbud Nadiem Makarim Sebut Metode Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Dipakai Saat Covid-19 Usai

Rinciannya, 3 warung di Jalan Gunung Karang, Jalan Subur, dan Jalan Sudirman.

Lalu, 2 mobil yakni Daihatsu Xenia dan Toyota Kijang dan Jaring Garasi mobil di Jalan Gunung Karang. 

Tersangka membakar jaring atau pembungkus mobilnya. Selanjutnya, sebuah toko sepatu di Jalan MT Hariyono.

"Semua TKP engak ada kaitannya dengan bosnya atau tempat kerjanya. Yang dibakar sebenarnya bukan mobilnya tapi sarung atau pembungkus mobilnya, dan TKP yang lain itu jaring plastik penutup/penghalau matahari," kata dia.

Yaqin mengatakan, pada Minggu (28/6/2020) sore, korban seperti biasa memarkir mobilnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved