Disdik Sumsel Sebut Sekolah Boleh Mintai Uang Jika Peruntukannya Jelas, tapi Jangan Memaksa

"Menurut saya apabila uang tersebut dibayarkan untuk baju seragam seperti yang saya sebutkan sebelumnya ya wajar wajar saja..."

https://jualseragamsekolahonlinemurah.wordpress.com/
Ilustrasi baju seragam sekolah. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kabar adanya uang administrasi sebesar Rp 1,2 juta yang ditetapkan oleh SMKN 2 Lubuklinggau sebagai syarat awal masuk sekolah dipertanyakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Riza Pahlevi.

Riza saat dihubungi Tribun melalui telepon mempertanyakan uang adminstrasi itu untuk apa.

"Uang administrasi ini rinciannya seperti apa, harus jelas karena bisa jadi uang ini untuk pembelian baju seragam seperti olahraga, baju praktek saat calon siswa sekolah nanti," katanya, Selasa (30/6/2020).

"Menurut saya apabila uang tersebut dibayarkan untuk baju seragam seperti yang saya sebutkan sebelumnya ya wajar wajar saja karena itu kan untuk si anak itu sendiri.

Tapi ya sekolah jangan memaksa, kalau misal orangtua ingin buat sendiri silahkan," jelasnya.

Jangan Sampai Tertipu, Ini Harga Normal Sepeda Brompton

Dia mengatakan, apabila hanya membayar uang administrasi tanpa ada penjelasan dari sekolah itu tidak benar sama sekali.

"Yang jelas saya belum terima laporan soal ini, tapi bisa saja uang administrasi tersebut ditawarkan untuk membayar pakaian anak sebelum masuk sekolah," katanya.

"Bagi yang gak mampu disilahkan buat sendiri, yang jelas perlu ada pendataan mana yang tidak mampu dan mampu.

Mengenai harganya kalau misal lebih murah di luar silahkan beli di luar, kalau koperasi menyediakan 1 set baju ya silahkan saja. Baju itu kan dipakai untuk anak itu sendiri," ujarnya.

Dan bagi orangtua yang tidak mampu juga bisa diskusi dengan pihak sekolah.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved