Sadap WhatsApp Istri Berujung Maut, Pria di Jambi Kalap Baca Isi Pesan Mesra dari Kepala Dusun

Pada hari Rabu 24 Juni 2020, sekitar pukul 14.05 WIB, HF mendatangi Kantor Kepala Desa Koto Boyo

Editor: Fadhila Rahma
Tribun bogor
Ilustrasi selingkuh 

SRIPOKU.COM - HF awalnya mencurigai sikap istrinya kepadanya.

Namun, ketika menyadap WhtasApp sang istri menggunakan aplikasi lain, HF pun tahu apa yang terjadi.

Ternyata, HF menemukan chat (percakapan) di WhatsApp istrinya dengan seorang kepala Dusun Desa Koto Boyo, Batanghari, Jambi yang mengarah ke perselingkuhan.

Kepala dusun tersebut bernama Doni Iskandar, tak lain adalah adik iparnya.

Setelah mengetahui chat itu, HF pun terbakar cemburu dan naik pitam.

Pada hari Rabu 24 Juni 2020, sekitar pukul 14.05 WIB, HF mendatangi Kantor Kepala Desa Koto Boyo untuk menemui adik iparnya itu.

Setelah bertemu, HF menusukkan sebilah pisau ke perut Doni.

Kapolres Batanghari AKBP Dwi Mulyanto, melalui Kasat Reskrim IPTU Orivan Irnanda mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan pelaku penganiayaan berencana tersebut.

"Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu 24 Juni 2020, sekitar pukul 14.05 WIB di Kantor Kepala Desa Koto Boyo.

Usai melakukan penyerangan tersebut, korban mengalami luka tusuk pada bagian perut sebelah kiri, di mana pelaku tersebut berinisial HF," terangnya.

Saat itu pelaku menusuk korban dengan sebilah pisau.

Namun korban akhirnya meninggal dunia meski sempat menjalani perawatan di RS Mitra Medika Muara Bulian, Kamis (25/6/2020).

Kasat Reskrim juga menjelaskan, bahwa penangkapan pelaku dilakukan setengah jam setelah pelaku menusuk korban.

Penangkapan pelaku langsung dipimpin Kapolsek Bathin XXIV IPTU Heri Hermansyah bersama beberapa anggotanya.

"Untuk pelaku sendiri saat ini kita kenakan pasal 353 ayat 3 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved